Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Didesak Suporter Pecat Peter de Roo, Ini Jawaban Realistis Direktur Baru Persis Solo Ginda Ferachtriawan

Mannisa Elfira • Sabtu, 1 November 2025 | 07:12 WIB
Peter de Roo pelatih Persis Solo.
Peter de Roo pelatih Persis Solo.

SOLOBALAPAN.COM - Kesabaran suporter Persis Solo tampaknya telah habis.

Kekalahan 1-3 dari Malut United di Stadion Manahan, Senin (20/10) lalu, menjadi puncak kekecewaan.

Seruan "Peter de Roo Out" kini menggema kencang, menuntut pertanggungjawaban atas performa tim yang terpuruk.

Laskar Sambernyawa kini terjerembab di peringkat ke-17 klasemen BRI Super League dengan koleksi hanya lima poin, dan tercatat puasa kemenangan selama delapan pertandingan berturut-turut.

Menanggapi desakan keras ini, Direktur Persis Solo yang baru saja ditunjuk, Ginda Ferachtriawan, akhirnya angkat bicara.

'Terlihat Diam, tapi Sebenarnya Tidak'

Ginda Ferachtriawan, yang baru saja ditunjuk melalui RUPS Luar Biasa (RUPSLB), menegaskan bahwa manajemen tidak menutup mata terhadap krisis yang terjadi.

 Baca Juga: Lini Tengah Persis Solo Dapat Suntikan Tenaga Jelang Lawan Persebaya, Fuad Sule Telah Selesaikan Hukuman 9 Laga

Ia meminta suporter untuk bersabar karena dirinya sedang dalam proses evaluasi menyeluruh.

"Kita mendengarkan (desakan suporter, Red), kita bekerja. Mungkin terlihat diam, tapi sebenarnya tidak. Kita sedang mencari solusi terbaik agar tim ini bisa bangkit," tegas Ginda, Kamis (30/10/2025).

Ia mengakui tantangan yang dihadapinya sangat berat, karena ia masuk di tengah kompetisi yang sudah berjalan dan langsung dihadapkan pada laga-laga berat.

Tidak Mau Terburu-buru Ambil Keputusan

Meskipun desakan untuk memecat Peter de Roo sangat kuat, Ginda tidak mau mengambil keputusan yang reaktif.

Ia mengaku sedang mengumpulkan masukan dari semua elemen, mulai dari pemain, staf pelatih, hingga suporter.

"Pasca kekalahan atas Persib Bandung, saya langsung berkoordinasi dengan tim, termasuk berbincang dengan pemain secara personal untuk mencari insight," jelasnya.

Ginda menyoroti performa buruk tim, seperti catatan nol tembakan ke gawang saat melawan Persib Bandung (27/10).

"Kami tahu kemarin lawan Bandung, no shot on goal. Masalahnya ada di mana saja? Ini bukan hanya masalah memenangi pertandingan, tapi bagaimana kita akan mengarungi kompetisi ini," ucapnya.

Peringatan Soal Pemecatan Pelatih

Mantan Wakil Presiden Pasoepati ini juga memberikan pandangan realistis terkait tuntutan pemecatan pelatih.

Ia menegaskan bahwa setiap keputusan besar harus disertai dengan solusi yang matang.

"Misal ada tuntutan pelatih out. Andai opsi itu kita ambil, apa yang akan kita lakukan setelah itu? Kan harus ada solusinya juga, karena tim ini kan harus berjalan dan waktu terus berjalan," tambahnya.

Kini, Ginda dan jajaran direksi barunya dihadapkan pada ujian pertama: mengambil keputusan yang tepat untuk menyelamatkan Persis Solo dari jurang degradasi, di tengah desakan suporter yang semakin tak terbendung. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#suporter #Ginda Ferachtriawan #persis solo #Peter de Roo