SOLOBALAPAN.COM – Persis Solo harus menelan kekalahan menyakitkan 1-3 dari Malut United di pekan kesembilan Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Manahan, Senin (20/10).
Kapten tim, Eky Taufik, menyadari bahwa kekalahan tersebut disebabkan oleh kesalahan pemain dalam mengambil keputusan di lapangan.
Eky Taufik tahu betul kekuatan serangan balik Malut United sangat berbahaya. Bahkan, Pelatih Peter de Roo sudah mewanti-wanti para pemain untuk bisa mengantisipasi kekuatan lawan tersebut.
“Sebenarnya pelatih sudah menginstruksikan untuk antisipasi serangan balik mereka, tapi banyak keputusan kami yang keliru,” kata Eky Taufik saat konferensi pers, dikutip dari laman resmi Persis, Selasa (21/10/2025).
Permintaan Maaf dan Kekecewaan Peter de Roo
Hingga pekan kesembilan, Persis Solo masih sulit meraih kemenangan dan hanya mendapatkan satu kemenangan. Atas hasil buruk ini, Eky Taufik secara terbuka meminta maaf kepada para pendukung.
“Kami pemain dan pelatih bertanggung jawab atas kekalahan ini, kami minta maaf kepada suporter dan kami akan terus bekerja keras lagi,” ucap pemain 34 tahun itu.
Kekecewaan juga dirasakan Peter de Roo, yang menyoroti kesalahan dasar anak buahnya.
“Saya kecewa secara hasil dan penampilan karena sudah diprediksi Malut memang berbahaya dengan serangan balik andalan mereka. Melawan Malut tidak bisa banyak melakukan kesalahan dan tadi ada banyak kesalahan seperti kesalahan umpan dan lini belakang tidak terorganisir, sehingga lawan bisa memaksimalkannya,” ujar Peter de Roo.
Pelatih asal Belanda itu juga melihat timnya kesulitan membongkar pertahanan rapat Malut United dan mengalirkan bola dengan baik ke kotak penalti lawan.
Dengan kekalahan ini, Laskar Sambernyawa terpuruk di posisi ke-15 klasemen sementara Super League, menantang Persib Bandung di laga selanjutnya. (dam)
Editor : Damianus Bram