SOLOBALAPAN.COM - Penunjukan direksi baru PT Persis Solo Saestu (PSS) disambut dengan harapan besar sekaligus sederet tuntutan keras dari para suporter.
Di tengah kondisi tim yang masih terpuruk di zona merah, Pasoepati memberikan "ultimatum" kepada jajaran pimpinan anyar: harus ada perubahan nyata, dan para pemilik (owner) harus kembali hadir membersamai tim.
Seperti diketahui, hasil RUPS Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat (17/10) lalu menunjuk Ginda Ferachtriawan sebagai Direktur baru dan Adityo Rimbo Galih Samudro sebagai anggota Dewan Komisaris.
'Unek-unek' Suporter: dari Tim Tak Punya Arah hingga Isu Agen Minta Saham
Presiden DPP Pasoepati, Arif Djodi Purnomo, mengungkapkan bahwa ada segudang masalah yang menjadi keresahan suporter.
Tuntutan ini tidak hanya soal performa tim yang baru meraih satu kemenangan dari tujuh laga.
1. 'Owner Menghilang', Tim Kehilangan Arah
Sorotan paling tajam ditujukan kepada para owner utama (Kaesang Pangarep dan Kevin Nugroho) yang dinilai absen mendampingi tim.
“Evaluasi di era saat ini adalah minimnya kehadiran owner di lapangan dalam membersamai tim ketika berlaga.
Kesibukan (mereka) menjadikan hilangnya arah tim mau dibawa ke mana," ucap Djodi kepada Jawa Pos Radar Solo, Minggu (19/10/2025).
2. Isu 'Agen Minta Saham' dan Transparansi
Djodi juga mendesak adanya transparansi penuh soal kepemilikan saham yang selama ini "liar" di kalangan suporter.
Kekhawatiran ini diperparah dengan adanya rumor tak sedap di internal klub.
“Desas-desus kami mendengar ada agen yang bermain, menyodorkan pemain sekaligus meminta jatah saham, nah ini yang harus diluruskan,” tegasnya.
3. Kinerja Tim dan Manajemen
Pasoepati menuntut adanya evaluasi total terhadap tim pelatih dan kinerja manajemen, termasuk divisi marketing yang dinilai "kurang greget" dalam menggaet sponsor.
Langkah Awal yang Positif: Direksi Baru Buka Dialog
Di tengah tuntutan yang panas, Djodi mengapresiasi langkah awal yang diambil oleh direktur baru.
Ginda Ferachtriawan langsung bergerak cepat menggelar sarasehan dan membuka ruang dialog dengan seluruh elemen suporter.
"Alhamdulillah kemarin perwakilan elemen suporter... sudah diajak sarasehan dengan Mas Ginda, beliau menerima semua keluh kesah, saran, maupun kritik dari kami," terang Djodi.
Harapan pada Duet Ginda-Rimbo
Suporter menaruh harapan besar pada duet baru ini.
Sosok Ginda yang merupakan mantan Wakil Presiden Pasoepati dan Ketua Panpel diharapkan bisa profesional dalam menjalankan tugas barunya, meski ia masih merangkap jabatan sebagai Panpel.
Sementara Adityo Rimbo, yang berlatar belakang pengusaha, diharapkan bisa menggunakan jaringannya untuk memperkuat sisi finansial dan sponsorship klub.
"Harapannya bisa memberikan support dengan koneksi-koneksi beliau untuk mendukung Persis," imbuh Djodi.
Pesan terakhir dari Pasoepati jelas: direksi baru harus selalu hadir di stadion.
"Semoga kedua direksi baru ini bisa selalu membersamai tim di setiap Persis berlaga," pungkasnya. (nis/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo