Kaesang Tunjuk Ginda Ferachtriawan dan Adityo Rimbo Pimpin Persis Solo, Ini Visi dan Misi Mereka
Mannisa Elfira• Minggu, 19 Oktober 2025 | 23:04 WIB
: Jajaran pemegang saham hadir dalam RUPSLB PT. Persis Solo Saestu di Hotel Alila, Jumat (17/10).
RADARSOLO.COM, SURAKARTA – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Persis Solo Saestu (PSS) akhirnya tuntas digelar pada Jumat (17/10/2025).
Sesuai prediksi, pertemuan di Hotel Alila Solo ini menghasilkan perombakan di jajaran pimpinan klub sebagai langkah "penyegaran" di tengah krisis.
Secara resmi, Ginda Ferachtriawan ditunjuk sebagai Direktur baru Persis Solo, sementara Adityo Rimbo Galih Samudro dipercaya menduduki posisi di Dewan Komisaris.
Keduanya diharapkan menjadi "kepanjangan tangan" para owner utama yang banyak beraktivitas di luar kota.
Profil Dua Wajah Baru di Pucuk Pimpinan
Dua nama yang ditunjuk ini bukanlah sosok asing bagi publik Solo.
Ginda Ferachtriawan: Dikenal sebagai Ketua Panpel Pertandingan Persis Solo yang sukses.
Ia juga merupakan anggota DPRD Kota Surakarta dan memiliki kedekatan historis dengan suporter, di mana ia pernah menjabat sebagai Wakil Presiden DPP Pasoepati.
Adityo Rimbo Galih Samudro: Dikenal sebagai keponakan dari Presiden RI ke-7, Joko Widodo, dan kerabat dari owner utama, Kaesang Pangarep.
Saat ini, Adityo juga aktif di politik sebagai Ketua DPC PSI Banjarsari.
Misi Ginda: 'Menyamakan Persepsi'
Usai ditunjuk, Ginda Ferachtriawan menyadari tantangan berat yang dihadapinya.
Ia menyebut para owner, Kaesang Pangarep dan Kevin Nugroho, memiliki kesibukan tinggi sehingga manajemen di Solo diharapkan bisa lebih optimal.
"Dengan perubahan direksi ini, kita akan mencoba memperbaiki," ujar Ginda.
"Saya minta waktu, bagaimana kita bisa menyamakan persepsi (antara manajemen, pelatih, dan suporter). Mudah-mudahan ke depan Persis Solo bisa betul-betul lebih luar biasa," lanjutnya.
Misi Adityo Rimbo: Kolaborasi Membenahi Klub
Dari sisi pengawasan, Adityo Rimbo menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi dengan jajaran direksi baru.
“Kami mungkin akan mengevaluasi lagi nanti bagaimana ke depannya Persis. Mas Ginda juga sudah berpengalaman di bidang ini, jadi kami akan kolaborasi dan membenahi Persis agar menjadi lebih baik lagi,” ujar Adityo.
Struktur Saham Tetap, Hanya Manajemen yang Berubah
Ginda juga meluruskan bahwa perubahan ini hanya terjadi di level direksi dan komisaris, tidak pada struktur kepemilikan saham.
"Tidak ada, pemilik saham masih tetap. Kami hanya kepanjangan tangan owner, yang diharapkan bisa membuat manajemen klub ini berjalan maksimal," jelasnya.
Penunjukan duet baru ini menjadi jawaban atas tuntutan suporter dan krisis yang melanda Persis Solo.
Publik kini menaruh harapan besar agar keduanya mampu membawa Laskar Sambernyawa bangkit, baik di dalam maupun di luar lapangan. (nis/did)