SOLOBALAPAN.COM - Pertahanan menjadi sorotan dan pekerjaan rumah (PR) terbesar bagi Persis Solo.
Hingga pekan ketujuh BRI Super League, gawang Laskar Sambernyawa telah kebobolan sebanyak 13 kali, menempatkan mereka sebagai tim dengan pertahanan terburuk kedua di liga.
Menyadari rapor merah ini, bek tengah andalan Persis Solo, Cleylton Santos, angkat bicara.
Ia menegaskan bahwa jeda kompetisi saat ini dimanfaatkan secara maksimal untuk berbenah dan berjanji akan membangun "tembok kokoh" di laga selanjutnya.
Statistik Minor yang Mengkhawatirkan
Statistik memang tak bisa bohong. Dari tujuh laga yang telah dijalani, gawang Persis Solo telah kebobolan sebanyak 13 kali.
Catatan buruk ini hanya sedikit lebih baik dari Bali United yang telah kemasukan 14 gol.
Masalah ini semakin pelik karena tidak diimbangi dengan produktivitas di lini depan, di mana tim baru mampu mencetak tujuh gol.
Janji Cleylton Santos: 'Waktunya Hentikan Musuh Cetak Gol'
Sebagai salah satu pilar di lini belakang, Cleylton Santos tak mau lagi melihat gawang timnya menjadi lumbung gol.
Ia berambisi untuk segera mengakhiri tren negatif ini, dimulai dari laga kandang melawan Malut United pada Senin (20/10) mendatang.
“Kami punya jeda... kami berlatih sangat keras untuk persiapan pertandingan melawan Malut. Kita harus menang, apalagi bermain di rumah di hadapan pendukung,” tegas Cleylton, Selasa (14/10/2025).
Dengan nada penuh tekad, bek asal Brasil ini menyampaikan janji pribadinya.
“Dan untuk seorang pemain bertahan, saya harus katakan, waktunya untuk menghentikan musuh mencetak gol. Karena itu akan bagus untuk tim dan khususnya bagi saya sendiri,” tegasnya.
Manfaatkan Jeda Internasional untuk Berbenah
Cleylton optimistis bahwa lini pertahanan Persis akan tampil lebih kuat ke depannya.
Menurutnya, jeda kompetisi selama hampir tiga pekan ini menjadi momen yang sangat berharga untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki kesalahan-kesalahan mendasar.
“Jadi satu hal, kita akan terus berimprovisasi untuk memperkuat garis pertahanan, agar musuh tidak bisa mencetak gol sehingga kami bisa memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan,” pungkasnya.
Laga melawan Malut United nanti akan menjadi panggung pembuktian pertama, apakah Laskar Sambernyawa benar-benar telah menemukan solusi untuk kerapuhan di lini belakang mereka. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo