Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Persis Solo Mulai Kehilangan Arah, Pasoepati Soroti Owner yang Menghilang hingga Isu Agen Minta Saham  

Mannisa Elfira • Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:35 WIB
Dua owner Persis Solo Erick Thohir (tengah) dan Kaesang Pangarep (kanan) bersama Raja Mangkunegara X Kanjeng GPH Bhre Cakrahutomo. )
Dua owner Persis Solo Erick Thohir (tengah) dan Kaesang Pangarep (kanan) bersama Raja Mangkunegara X Kanjeng GPH Bhre Cakrahutomo. )

SOLOBALAPAN.COM - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PT Persis Solo Saestu (PSS) yang akan digelar pada Jumat (17/10) mendatang, menjadi momentum krusial yang dinanti-nantikan para suporter.

Di tengah kondisi tim yang sedang terpuruk, kelompok suporter Pasoepati secara terbuka menyuarakan segudang "unek-unek" dan tuntutan mereka.

Sorotan utama tertuju pada para pemilik (owner) klub yang dinilai minim kehadiran, hingga isu panas mengenai adanya agen pemain yang diduga meminta jatah saham.

'Owner Menghilang', Tim Kehilangan Arah

Salah satu kekecewaan terbesar yang dirasakan suporter adalah minimnya kehadiran para pemilik saham utama di stadion saat tim berlaga.

Menurut Presiden DPP Pasoepati, Arif Djodi Purnomo, absennya para owner ini membuat tim terkesan berjalan tanpa arah dan target yang jelas.

“Evaluasi di era saat ini adalah minimnya kehadiran owner di lapangan dalam membersamai tim ketika berlaga, karena kesibukan menjadikan hilangnya arah tim mau dibawa kemana," ucap Djodi.

Ia juga menyoroti tidak adanya pernyataan target yang jelas dari manajemen untuk musim ini, yang menambah kebingungan di kalangan suporter.

Kritik Kinerja Marketing dan Isu 'Agen Minta Saham'

Masalah tidak berhenti di situ. Djodi juga mengkritik kinerja tim marketing yang dinilainya "kurang greget" dalam menggaet sponsor.

Hal ini terlihat dari sedikitnya sponsor yang menempel di jersey tim musim ini.

Namun, isu yang paling meresahkan adalah rumor mengenai adanya agen pemain yang tidak hanya menyodorkan pemain, tetapi juga diduga meminta imbalan berupa jatah saham klub.

“Desas-desus kami mendengar ada agen yang bermain, menyodorkan pemain sekaligus meminta jatah saham. Nah, ini yang harus diluruskan,” tegas Djodi.

Ia juga menuntut adanya transparansi mengenai struktur kepemilikan saham yang hingga kini masih menjadi misteri bagi para suporter.

Harapan Besar untuk Evaluasi Total

Pasoepati menaruh harapan besar pada RUPS yang akan datang.

Mereka mendesak agar para pemegang saham, yang dipimpin oleh Kaesang Pangarep, Kevin Nugroho, dan Erick Thohir, untuk turun langsung dan melakukan evaluasi total terhadap internal manajemen.

"Harapan terbesar kami hanya satu, yakni para pemegang saham menyadari kondisi Persis saat ini... agar mereka segera mengevaluasi internal manajemen dan bisa menentukan arah ke depan Persis Solo," pungkas Djodi.

RUPS pada 17 Oktober ini akan menjadi momen pertaruhan. A

pakah para pemilik akan mendengarkan suara suporter dan melakukan perubahan signifikan, atau justru "unek-unek" ini akan berlalu begitu saja? (nis/did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Agen Minta Saham #pasoepati #persis solo #Kehilangan arah