SOLOBALAPAN.COM - Masa depan Persis Solo akan ditentukan pekan ini.
PT Persis Solo Saestu (PSS), badan hukum yang menaungi klub, dijadwalkan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa pada Jumat, 17 Oktober mendatang.
Pertemuan krusial ini digelar di tengah badai krisis yang melanda Laskar Sambernyawa, mulai dari performa tim yang terpuruk di zona degradasi hingga isu finansial.
Publik dan suporter pun meyakini, RUPS kali ini akan menjadi ajang evaluasi total yang berpotensi merombak jajaran manajemen.
Agenda Utama: Perubahan Direksi dan Dewan Komisaris?
Meskipun agenda resminya masih dirahasiakan, informasi yang beredar menyebutkan bahwa agenda utama RUPS adalah membahas persetujuan perubahan susunan anggota direksi dan dewan komisaris.
Media Officer Persis Solo, Bryan Barcelona, mengonfirmasi tanggal pelaksanaan RUPS namun masih enggan membeberkan detail agendanya.
"17 Oktober akan ada RUPS. Terkait agenda dan kemungkinan perubahan komposisi, baru bisa saya sampaikan setelah RUPS,” ujar Bryan kepada Jawa Pos Radar Solo, Jumat (10/10/2025).
Buntut dari Krisis dan Tuntutan Suporter
Digelarnya RUPS Luar Biasa ini dinilai sebagai respons atas kondisi tim yang tak kunjung membaik.
Seperti diketahui, Persis Solo kini terdampar di papan bawah klasemen dan diterpa berbagai isu internal, termasuk masalah keterlambatan gaji.
Situasi ini telah memicu reaksi keras dari kelompok suporter seperti Pasoepati dan Ultras 1923, yang dalam beberapa aksi terakhirnya secara terbuka menuntut adanya evaluasi menyeluruh dari para pemegang saham.
Siapa Saja Pemegang Saham Persis Solo?
Keputusan strategis dalam RUPS nanti akan ditentukan oleh para pemegang saham. Berikut adalah struktur kepemilikan PT Persis Solo Saestu:
-
Kaesang Pangarep: 40 persen
-
Kevin Nugroho: 30 persen
-
Erick Thohir: 20 persen
-
26 Klub Internal & Founder PSS: 10 persen
Momen Penentuan Arah Klub
RUPS Luar Biasa ini menjadi momen pertaruhan yang sangat menentukan bagi arah Persis Solo ke depan.
Apakah akan ada perombakan di jajaran direksi? Bagaimana solusi atas masalah finansial yang terjadi?
Dan apa langkah strategis yang akan diambil untuk mengangkat performa tim?
Para suporter kini menanti dengan cemas hasil dari pertemuan para petinggi Laskar Sambernyawa tersebut. (nis/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo