SOLOBALAPAN.COM - Rencana digelarnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PT Persis Solo Saestu (PSS) pada 17 Oktober mendatang disambut baik oleh para suporter.
Namun, di tengah harapan akan adanya evaluasi manajemen, muncul sebuah isu panas yang meresahkan: dugaan adanya agen pemain yang turut meminta jatah saham klub.
Kabar ini diungkapkan langsung oleh Presiden DPP Pasoepati, Arif Djodi Purnomo, yang menuntut adanya kejelasan dan transparansi dari para pemilik saham Laskar Sambernyawa.
Suporter Tuntut Transparansi dan Singgung Isu 'Agen Bermain'
Menurut Djodi, salah satu masalah utama yang dihadapi suporter adalah ketidakjelasan mengenai struktur kepemilikan saham Persis Solo.
Publik hanya mengetahui tiga figur utama, yakni Kaesang Pangarep, Kevin Nugroho, dan Erick Thohir, tanpa mengetahui porsi pasti dan pihak-pihak lain yang mungkin terlibat.
“Sampai saat ini kami dari suporter tidak pernah tahu saham Persis dipegang oleh siapa saja dengan pembagian porsi berapa persen. Ini jadi liar di kalangan suporter,” ungkap Djodi.
Kekhawatiran ini diperparah dengan adanya desas-desus mengenai keterlibatan agen pemain dalam urusan internal klub, tidak hanya dalam perekrutan pemain tetapi juga hingga ke ranah kepemilikan.
“Desas-desus kami mendengar ada agen yang bermain, menyodorkan pemain sekaligus meminta jatah saham. Nah, ini yang harus diluruskan,” tegasnya.
RUPS Diharapkan Jadi Momen Evaluasi Total
RUPS Luar Biasa yang akan digelar pekan depan diharapkan menjadi momentum bagi para pemegang saham untuk melakukan evaluasi total.
Agenda utamanya disebut-sebut adalah perubahan susunan direksi dan dewan komisaris, sebuah sinyal kuat bahwa perombakan internal akan terjadi.
Para suporter menaruh harapan besar agar pertemuan ini bisa menjawab keresahan mereka, meluruskan berbagai isu liar, dan yang terpenting, menentukan arah yang jelas untuk masa depan Persis Solo.
“Harapan terbesar kami hanya satu, yakni para pemegang saham menyadari kondisi Persis saat ini—dengan segala hal baik maupun buruknya—agar segera mengevaluasi internal manajemen,” pungkas Djodi.
Struktur Kepemilikan Saham Persis Solo Saat Ini
-
Kaesang Pangarep: 40 persen
-
Kevin Nugroho: 30 persen
-
Erick Thohir: 20 persen
-
26 Klub Internal: 10 persen (did)