Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Saga Transfer Mateo Kocijan Berakhir Pahit, Persis Solo Merasa Dipermainkan dan Siap Lapor ke FIFA

Mannisa Elfira • Rabu, 1 Oktober 2025 | 00:16 WIB

 

 

Persis Solo rekut eks Persib Mateo Kocijan.
Persis Solo rekut eks Persib Mateo Kocijan.

SOLOBALAPAN.COM – Saga transfer rekrutan anyar Persis Solo, Mateo Kocijan, berakhir dengan drama yang pahit.

Setelah hampir sebulan tak kunjung datang ke Solo, mantan gelandang Persib Bandung ini kini justru dikabarkan telah kembali ke klub lamanya di Kroasia.

Merasa dipermainkan dan dikhianati, manajemen Persis Solo kini membuka kemungkinan untuk menempuh jalur hukum dengan melaporkan sang pemain dan agennya ke FIFA.

'Dia Tidak Pernah Sampai di Sini'

Pelatih kepala Persis Solo, Peter de Roo, secara terbuka mengungkapkan kekecewaan dan frustrasinya.

Ia membenarkan bahwa sang pemain, yang seharusnya sudah bergabung sejak awal September, tidak pernah sekalipun menampakkan batang hidungnya.

"Kami telah mencapai kesepakatan dengan Mateo tepat sebelum batas waktu transfer. Saat dia dalam perjalanan ke Solo, saya tidak tahu apa yang terjadi. Tapi dia tidak pernah sampai di sini,” beber de Roo.

Setelah itu, komunikasi dengan Kocijan maupun agennya disebut macet total. Pihak klub bahkan telah melayangkan surat peringatan resmi, namun tidak mendapat respons.

Ditempatkan di Posisi Sulit

Sikap tidak profesional dari Kocijan dan agennya ini menempatkan Persis Solo dalam posisi yang sangat sulit.

Ia direkrut tepat di hari penutupan bursa transfer sebagai pemain asing terakhir, yang berarti slot tersebut kini "terkunci" dan tidak bisa diisi oleh pemain lain hingga bursa transfer berikutnya dibuka.

“Pemain dan agennya menempatkan kami di posisi sulit karena transfer ini ditandatangani menjelang batas waktu... Jadi saya tidak berharap dia datang dalam tiga minggu ke depan,” tandas de Roo.

Ancaman Sanksi dari FIFA

Peter de Roo mengisyaratkan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Mateo Kocijan bisa berbuntut panjang dan serius.

Jika klub memutuskan untuk membawanya ke ranah hukum, ia bisa dijatuhi sanksi oleh FIFA.

"Kalau tidak hati-hati, ini tidak akan lolos tanpa sanksi. Kami punya kesepakatan yang tidak dipenuhi. Tapi saya tidak ingin bicara terlalu jauh,” ucapnya.

Akhir yang Pahit dari Sebuah Harapan

Apa yang semula diharapkan menjadi solusi bagi krisis lini tengah Persis Solo, kini justru berubah menjadi masalah baru yang pelik.

Kisah Mateo Kocijan menjadi pelajaran pahit tentang profesionalisme dalam dunia sepak bola.

Laskar Sambernyawa kini harus berjuang dengan skuad yang ada, sembari menunggu bagaimana akhir dari saga transfer yang penuh drama ini. (nis/did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#fifa #Mateo Kocijan #transfer #persis solo