SOLOBALAPAN.COM - Sebuah misteri kini menyelimuti rekrutan anyar Persis Solo, Mateo Kocijan.
Hampir satu bulan sejak diresmikan sebagai pemain baru pada 2 September lalu, mantan bek Persib Bandung tersebut ternyata belum sekalipun menginjakkan kaki di Kota Solo.
Alih-alih berlatih dan menjalani debut, pemain asal Kroasia ini justru dilaporkan telah kembali ke negara asalnya.
Pelatih kepala Persis Solo, Peter de Roo, tak bisa menyembunyikan kekecewaan dan frustrasinya atas situasi ini.
'Tidak untuk Besok, Tidak Juga untuk Minggu Depan'
Dalam konferensi pers jelang laga melawan Arema FC, Sabtu (27/9), Peter de Roo dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak lagi mengharapkan kedatangan Kocijan dalam waktu dekat.
"Saya tidak mengharapkan dia, pasti tidak untuk besok (melawan Arema), tapi juga tidak untuk minggu depan," tegas de Roo.
Kronologi Misteri: Transit di Qatar, Lalu Pulang ke Kroasia
Peter de Roo kemudian membeberkan kronologi yang sebenarnya terjadi.
Menurutnya, Kocijan sebenarnya sudah dalam perjalanan menuju Indonesia. Namun, saat transit di Qatar, ia mengalami sebuah insiden medis yang membuatnya harus dirawat.
Setelah itu, alih-alih melanjutkan perjalanan ke Solo, Kocijan justru memutuskan untuk terbang kembali ke Kroasia dengan alasan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut dan lebih dekat dengan keluarga.
Klub Merasa Ditinggalkan di Menit Akhir
Sikap Kocijan yang tidak memberikan respons atas surat resmi dari klub membuat Peter de Roo sangat kecewa.
Ia merasa sang pemain telah menempatkan klub dalam posisi yang sangat sulit, terutama karena ia direkrut tepat di hari penutupan bursa transfer.
“Saya juga tahu klub telah mengirimkan setidaknya dua surat resmi dengan tenggat waktu untuk merespons. Tapi lagi-lagi tidak ada jawaban. Pemain tersebut telah menempatkan klub dalam situasi yang sangat sulit," jelas Peter
Nasib yang Menggantung
Dengan situasi ini, nasib kontrak Mateo Kocijan bersama Persis Solo kini menjadi tanda tanya besar.
Laskar Sambernyawa yang berharap mendapatkan tambahan kekuatan di lini pertahanan, kini justru harus menghadapi ketidakpastian.
Misteri ini menjadi saga transfer paling aneh yang dialami Persis Solo di awal musim ini. (nis/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo