SOLOBALAPAN.COM - Persis Solo akan melakoni salah satu laga terberatnya di awal musim BRI Super League 2025/2026.
Laskar Sambernyawa akan menantang pemuncak klasemen sementara, Borneo FC, di Stadion Segiri, Samarinda, malam ini, Senin (22/9/2025), dalam kondisi skuad yang pincang parah.
Badai cedera dan sanksi membuat tim asuhan Peter de Roo harus tampil tanpa sejumlah pilar utamanya, terutama di sektor gelandang yang kini bisa dibilang keropos.
Laga ini akan disiarkan langsung melalui Vidio.com pukul 19.00 WIB.
Badai Absen Menerpa Lini Tengah
Kondisi Persis Solo sangat tidak ideal. Seluruh legiun asing di lini tengah mereka dipastikan absen.
Total, ada enam pemain kunci yang tidak bisa diturunkan:
-
Sho Yamamoto: Menjalani sanksi kartu merah.
-
Adriano Castanheira, Zulfahmi Arifin, Sidik Saimima: Ketiganya absen akibat cedera hamstring.
-
Fuad Sule: Masih menjalani sanksi panjang dari FIFA.
-
Jordy Tutuarima: Absen karena urusan keluarga mendesak di Belanda.
Akibatnya, Peter de Roo hanya bisa mengandalkan empat gelandang yang tersisa, yaitu Sutanto Tan, Arapenta Poerba, Zanadin Fariz, dan pemain muda Rexo Dolby.
Peter de Roo: 'Saya Percaya Kami Mampu'
Meskipun dihadapkan pada situasi yang sangat sulit, pelatih Peter de Roo menolak untuk menyerah.
Ia sadar betul tantangan yang dihadapi timnya, namun tetap menaruh kepercayaan pada para pemain yang tersisa.
“Saya tahu setiap tim, bahkan tim-tim teratas di liga ini, kalau kehilangan lima atau enam pemain asing pasti kesulitan. Tapi saya yakin kami mampu melakukannya,” kata de Roo.
Ia menegaskan bahwa kunci permainan timnya adalah belajar dari kekalahan melawan Persijap, di mana mereka gagal mengubah dominasi menjadi peluang berbahaya.
Pemain Siap Tempur Habis-habisan
Semangat yang sama juga disuarakan oleh gelandang muda, Zanadin Fariz.
Ia menegaskan bahwa seluruh pemain yang dibawa ke Samarinda siap untuk tampil all out demi meraih hasil positif.
“Yang pasti, kami ingin menampilkan permainan terbaik di setiap pertandingan. Kami siap untuk meraih tiga poin,” tegasnya.
Ujian Mentalitas Laskar Sambernyawa
Menghadapi tim pemuncak klasemen yang belum terkalahkan dengan skuad yang compang-camping adalah sebuah misi yang hampir mustahil.
Pertandingan malam ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi mentalitas, kedalaman skuad, dan kejeniusan taktik Peter de Roo.
Mampukah Laskar Sambernyawa membuat keajaiban di tanah Kalimantan? (did)