SOLOBALAPAN.COM - Niat hati ingin menunjukkan semangat persiapan tim, unggahan sesi latihan terbaru Persis Solo di media sosial justru menjadi bumerang.
Alih-alih mendapat dukungan, kolom komentar di akun Instagram resmi klub, @persisofficial, malah dibanjiri oleh sindiran pedas dari para suporter, Pasoepati.
Mayoritas suporter menyoroti dua isu krusial yang saat ini membelit Laskar Sambernyawa: performa tim yang tak kunjung membaik dan isu keterlambatan gaji pemain.
'Latihan Terus, Menang Kagak'
Dalam unggahan yang dibagikan pada Selasa (16/9/2025), Persis Solo menulis keterangan foto "Mengejar kemajuan di setiap sesi," yang menampilkan para pemain sedang berlatih.
Namun, unggahan ini langsung disambut dengan komentar-komentar sinis dari para pendukung yang kecewa dengan tren buruk tim.
Laskar Sambernyawa memang tercatat belum pernah menang dalam empat laga terakhir.
-
"Gaji beres wae kalahan, opo meneh dicicil." (Gaji lancar saja kalah, apalagi dicicil), sindir seorang suporter.
-
"Mugo2 gajine wes dicicil bertahap iso lunas sis, ben pemaene semangat neh pas maen." (Semoga gajinya yang dicicil bertahap bisa lunas sis, biar pemainnya semangat lagi pas main), tulis yang lain.
-
"Kata babe Benyamin: latian latian, latian terus, menang kagak," timpal komentar lainnya, mengutip lirik lagu lawas yang relevan dengan kondisi tim.
Tantangan Berat Berikutnya: Melawan Pemuncak Klasemen
Keresahan suporter ini sangat beralasan. Pasalnya, lawan Persis Solo berikutnya adalah tim yang sedang dalam performa terbaiknya, Borneo FC.
Pertandingan pekan keenam ini akan digelar di markas Pesut Etam, Stadion Segiri, Samarinda, pada Senin, 22 September mendatang.
Situasi kedua tim sangat kontras:
-
Persis Solo: Tanpa kemenangan dalam empat laga terakhir dan terdampar di papan bawah.
-
Borneo FC: Meraih empat kemenangan beruntun dan kokoh di puncak klasemen sementara.
Misi Mustahil di Samarinda?
Menghadapi pemuncak klasemen di kandang lawan dengan kondisi internal yang sedang goyah tentu menjadi misi yang sangat berat bagi tim asuhan Peter de Roo.
Pertandingan di Samarinda nanti akan menjadi ujian sesungguhnya bagi mental dan profesionalisme para pemain.
Mampukah mereka menjawab kritikan pedas dari para suporter dan membuat keajaiban di tanah Kalimantan? (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo