SOLOBALAPAN.COM - Nasib gelandang muda berbakat, Brylian Aldama, bersama Persis Solo kembali menjadi teka-teki besar bagi para suporter.
Meskipun namanya secara resmi terdaftar sebagai pemain Laskar Sambernyawa di laman operator liga, sosoknya sama sekali tidak terlihat dalam skuad utama maupun daftar susunan pemain di empat laga awal musim ini.
Statusnya yang "ada tapi tiada" ini mengulang pola aneh yang juga terjadi pada musim lalu, memicu pertanyaan besar mengenai masa depan pemain jebolan Garuda Select ini di Kota Solo.
Terdaftar di I.League, Absen di Tim
Dalam data resmi I.League (operator Super League), Brylian Aldama tercatat sebagai pemain Persis Solo dengan nomor punggung 24.
Namun, anehnya, namanya tidak tercantum dalam daftar skuad yang dirilis di situs resmi klub.
Ia juga tidak pernah masuk dalam daftar susunan pemain di empat laga awal Persis musim ini.
Hingga saat ini, manajemen Persis Solo belum memberikan komentar resmi apapun terkait status dan nasib sang pemain.
Mengulang Pola Aneh Musim Lalu
Situasi ini sangat mirip dengan apa yang terjadi pada pertengahan musim lalu.
Pada 14 Januari 2025, Persis Solo secara resmi merekrut Brylian dari klub Liga Laos, Young Elephants.
Namun, alih-alih diperkenalkan sebagai amunisi baru, ia justru langsung dipinjamkan ke klub Liga 2, Persela Lamongan.
Di Persela pun, menit bermainnya sangat minim, hanya tampil sekali selama 8 menit.
Jejak Karier Nomaden Sang Talenta Muda
Padahal, jika menilik rekam jejaknya, Brylian Aldama adalah salah satu talenta paling menjanjikan di generasinya.
-
Juara EPA U-20: Membawa Persebaya Surabaya U-20 menjuarai Elite Pro Academy pada 2019.
-
Garuda Select: Menjadi bagian dari angkatan ketiga yang berlatih di Eropa.
-
Karier di Eropa: Sempat bergabung dengan klub Liga Kroasia, HNK Rijeka.
-
Berkarier di Laos: Tampil cukup baik bersama Young Elephants dengan catatan 3 gol dan 1 assist dari 9 laga.
Masa Depan yang Penuh Tanda Tanya
Perjalanan karier Brylian Aldama yang penuh liku dan statusnya yang kini kembali "menggantung" di Persis Solo menjadi sebuah anomali.
Dengan talenta besar yang ia miliki, seharusnya ia bisa menjadi aset penting bagi tim. Namun, kenyataan di lapangan berkata lain.
Publik dan para suporter kini hanya bisa bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi dengan Brylian Aldama dan bagaimana nasib kariernya selanjutnya bersama Laskar Sambernyawa? (nis/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo