SOLOBALAPAN.COM - Persis Solo mengusung misi kebangkitan saat melakoni laga pekan ketiga BRI Super League 2025/2026.
Laskar Sambernyawa akan menghadapi tim promosi, PSBS Biak, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu (23/8/2025) mendatang.
Kemenangan menjadi harga mati bagi skuad asuhan Peter de Roo untuk menebus kekalahan telak 0-3 dari Persija Jakarta di laga sebelumnya dan kembali merangsek ke papan atas klasemen.
Luka dari Kekalahan Kandang Perdana
Kekalahan menyakitkan dari Persija Jakarta di Stadion Manahan masih menyisakan kekecewaan.
Kiper utama Persis Solo, Muhammad Riyandi, mengakui hasil tersebut sangat mengecewakan, namun ia menegaskan bahwa itu akan menjadi pelecut semangat.
“Ini hasil yang mengecewakan bagi kami... kami bermain di kandang," ucap Riyandi.
"Saya harap, semua pemain bisa memperbaiki di pertandingan ke depannya,” lanjutnya, mengisyaratkan tekad tim untuk segera bangkit.
Lawan Sedang 'Berdarah-darah'
Di atas kertas, Persis Solo memiliki peluang besar untuk meraih tiga poin.
Calon lawan mereka, PSBS Biak, sedang dalam kondisi terpuruk. Tim berjuluk Badai Pasifik ini menelan dua kekalahan beruntun di laga awal musim:
-
Kalah 1-4 dari Arema FC.
-
Kalah 0-1 dari Borneo FC.
Meski begitu, Persis wajib waspada, karena PSBS Biak dipastikan akan bermain ngotot demi meraih poin pertama mereka di kasta tertinggi.
Maguwoharjo, 'Rumah Kedua' yang Bersahabat
Stadion Maguwoharjo, Sleman, bukanlah tempat yang asing bagi Persis Solo.
Venue ini pernah menjadi "rumah kedua" mereka dan memiliki rekam jejak yang cukup positif.
Dalam beberapa laga terakhir di stadion ini, Persis sering kali meraih hasil baik, termasuk tiga kemenangan pada musim 2023.
Catatan manis ini diharapkan bisa menjadi modal kepercayaan diri tambahan bagi para pemain saat berlaga di Bumi Sembada.
Peluang untuk Kembali ke Jalur Kemenangan
Pertandingan melawan PSBS Biak menjadi momentum krusial bagi Persis Solo.
Ini adalah kesempatan emas untuk segera bangkit dari kekalahan, memperbaiki posisi di klasemen, dan mengembalikan kepercayaan diri tim sebelum menghadapi laga-laga yang lebih berat.
Kemenangan di Maguwoharjo akan menjadi bukti bahwa kekalahan dari Persija hanyalah sebuah kecelakaan di awal musim. (nis/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo