SOLOBALAPAN.COM - Menyambut musim baru BRI Super League 2025/2026, para pendukung Persis Solo merasakan optimisme yang bercampur dengan kecemasan.
Dengan skuad dan tim kepelatihan yang dirombak total, harapan utama mereka sederhana: jangan sampai performa tim semengecewakan musim-musim sebelumnya yang kerap terseok-seok di papan bawah.
Perwakilan dari kelompok suporter Ultras 1923, Beto, membagikan pandangannya mengenai komposisi tim Laskar Sambernyawa saat ini.
Satu Celah Krusial: Siapa Tandem Kodai Tanaka?
Menurut Beto, salah satu titik yang masih menyisakan tanda tanya besar adalah lini depan.
Sepeninggal Ramadhan Sananta, Persis baru merekrut satu penyerang murni, Kodai Tanaka.
Hal ini menimbulkan kekhawatiran mengenai kedalaman skuad di posisi tersebut.
"Sejauh ini sepertinya sudah mumpuni, meskipun sepertinya belum lengkap, terutama lini depan yang mungkin masih mengandalkan Kodai seorang," ucapnya kepada Jawa Pos Radar Solo, Jumat (25/7).
"Kita belum tau pasti siapa pelapis ataupun tandem yang mumpuni sementara ini untuk lini depan Persis."
Apresiasi Kinerja Manajemen dan Ketidakpastian Regulasi
Meskipun ada kekhawatiran, Beto menegaskan bahwa suporter tetap mengapresiasi usaha manajemen dalam membentuk tim untuk musim baru.
"Dengan apa yang telah ada sekarang, kita hargai apa yang telah diusahakan oleh manajemen dalam persiapan tim," ucapnya.
Ia juga menyoroti kebingungan terkait regulasi final pemain asing yang menurutnya masih belum memberikan kepastian, sehingga pihaknya memilih untuk menunggu keputusan final dari operator liga.
Target Utama Musim Ini: Lebih Baik dari Kemarin
Pada akhirnya, menurut Beto, target utama suporter musim ini sangat jelas dan realistis.
Mereka menuntut adanya progres dan tidak ingin melihat tim kebanggaannya kembali berjuang di papan bawah.
"Tentang target apa yang harus dituju musim depan, yang jelas kita berharap dan tidak ingin semengecewakan seperti musim kemarin," tandasnya.
Ia menambahkan, yang terpenting saat ini adalah para pemain yang ada segera membangun chemistry yang kuat.
Optimisme yang Hati-hati
Suara dari Ultras 1923 mewakili optimisme yang hati-hati dari para pendukung Laskar Sambernyawa.
Ada kepercayaan pada proyek baru di bawah pelatih Peter de Roo, namun ada pula kewaspadaan yang lahir dari pengalaman musim-musim sebelumnya.
Kini, para pemain dan staf pelatih memiliki tugas berat untuk menjawab harapan tersebut dan membuktikan bahwa perombakan besar-besaran ini akan membawa Persis Solo ke arah yang jauh lebih baik. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo