SOLOBALAPAN.COM - Untuk mematangkan persiapan jelang BRI Super League, Persis Solo kini menggelar pemusatan latihan (training center / TC) intensif selama sepekan di Yogyakarta.
TC yang dimulai sejak 16 Juli ini menjadi fase krusial bagi pelatih Peter de Roo untuk membentuk kerangka tim yang solid dan padu.
Selama berada di Kota Gudeg, Sho Yamamoto dan kawan-kawan akan digembleng secara taktik dan fisik, serta dijadwalkan melakoni serangkaian laga uji coba penting.
Fokus Utama TC: Taktik, Fisik, dan Chemistry
Pemain senior Persis Solo, Eky Taufik, mengungkap bahwa fokus utama dalam TC kali ini adalah peningkatan intensitas latihan, penerapan skema taktik yang diinginkan pelatih, serta memperkuat ikatan (chemistry) antar pemain.
"Informasinya TC mulai tanggal 16 (Juli), seminggu di Jogja. Ada uji coba juga di sana," sebut Eky saat ditemui awak media beberapa waktu lalu.
Dua Laga Uji Coba Disiapkan
Selama di Yogyakarta, Laskar Sambernyawa dijadwalkan akan melakoni dua laga uji coba untuk mengukur kekuatan tim.
Salah satu lawan yang santer dikabarkan adalah sesama kontestan Super League, PSIM Yogyakarta.
"Belum fix berapa timnya namun kemungkinan ada dua tim. Ada dua uji coba," tutur Eky.
Ia menegaskan bahwa tim akan menghadapi laga uji coba ini dengan serius sebagai barometer kesiapan tim. "Pastinya kita persiapkan dengan matang. Karena ini pra-musim kita untuk kompetisi nanti," tegasnya.
Peningkatan Level Setelah Evaluasi Awal
Menurut Eky, TC ini menandai peningkatan level latihan setelah dua pekan awal yang lebih fokus pada pengembalian kondisi fisik pemain pasca libur panjang.
Jika pada uji coba perdana melawan Kendal Tornado FC pelatih masih mengamati karakter individu, maka di TC ini penerapan taktik akan lebih digeber.
"Awal-awal ini masih tentang pengembalian kondisi karena sudah lama libur. Mungkin nanti pas TC di Yogyakarta intensitasnya lebih tinggi, baik itu taktik atau fisiknya," beber Eky.
Momen Krusial Pematangan Tim
Pemusatan latihan di Yogyakarta menjadi momen paling krusial dalam agenda pramusim Persis Solo.
Di sinilah visi pelatih Peter de Roo akan ditempa menjadi sebuah unit tim yang kohesif.
Hasil dari TC dan laga uji coba di Yogyakarta akan menjadi tolok ukur paling jelas untuk melihat kesiapan Laskar Sambernyawa dalam menghadapi laga perdana kompetisi yang tinggal menghitung pekan. (nis/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo