SOLOBALAPAN.COM - Di bawah terik matahari Kota Bengawan, palang pintu anyar Persis Solo, Xandro Schenk, telah memulai proses adaptasinya bersama tim.
Menghadapi tantangan cuaca tropis dan latihan berintensitas tinggi ala pelatih Peter de Roo, bek asal Belanda ini justru menunjukkan sikap profesional dan antusiasme yang tinggi.
Meski baru beberapa hari bergabung, Schenk mengaku sudah merasa nyaman dan siap memberikan yang terbaik untuk Laskar Sambernyawa.
Tantangan Cuaca dan Intensitas Latihan
Sebagai pemain yang terbiasa dengan iklim Eropa, Schenk mengakui cuaca di Indonesia "sedikit panas".
Namun, ia tidak menganggapnya sebagai masalah besar. Begitu pula dengan porsi latihan intensitas tinggi yang langsung disajikan oleh pelatih kepala.
"Sesi latihan yang bagus. Fasilitasnya juga sangat baik. Tentu saja ini cuaca yang bagus, sedikit panas tapi tidak masalah," ujarnya.
"Intensitas latihan yang cukup tinggi. Saya pikir tentu saja saya harus sedikit menyesuaikan cuaca di sini. Kita akan latihan dengan waktu yang cukup panjang dan intens. Saya rasa ini adalah hal-hal bagus untuk kita," tegasnya.
Sambutan Hangat Tim Jadi Kunci Adaptasi
Menurut bek jebolan akademi Ajax Amsterdam ini, proses adaptasinya dipermudah oleh sambutan hangat yang ia terima dari seluruh elemen tim.
Baginya, keramahan rekan-rekan barunya membuatnya merasa nyaman sejak hari pertama menginjakkan kaki di lapangan.
"Seperti yang saya katakan, saya senang berada di lapangan saat ini. Mereka memberikan sambutan hangat. Saya menikmati momen di sini dan saya merasa baik-baik saja," lanjut Schenk.
Berbekal Mentalitas Juara dan Pengalaman Lintas Benua
Sikap profesional Schenk tak lepas dari pengalamannya yang malang melintang di berbagai kompetisi.
Ia pernah menjuarai Eerste Divisie (kasta kedua Liga Belanda) bersama FC Twente pada 2019 dan merasakan atmosfer kompetisi di Arab Saudi dan Denmark.
Musim lalu, ia menjadi pilar penting di klub kasta tertinggi Bulgaria, Septemvri Sofia.
Sikap Profesional yang Menjanjikan
Sikap yang ditunjukkan Xandro Schenk di pekan pertamanya memberikan sinyal positif bagi Laskar Sambernyawa.
Kemampuannya untuk melihat tantangan seperti cuaca dan latihan berat sebagai bagian dari proses profesional.
Ditambah dengan apresiasinya terhadap lingkungan tim yang suportif, menunjukkan bahwa Persis tidak hanya merekrut seorang bek berkualitas, tetapi juga seorang pribadi dengan mentalitas yang tepat untuk sukses di musim kompetisi mendatang. (nis/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo