SOLOBALAPAN.COM - Duel sarat gengsi bertajuk "Derby Mataram" akan tersaji di masa pramusim.
Persis Solo dijadwalkan akan melakoni laga uji coba melawan sesama kontestan BRI Super League, PSIM Jogja, dalam waktu dekat sebagai pemanasan sebelum kompetisi resmi bergulir.
Pelatih kepala Persis Solo, Peter de Roo, mengungkap bahwa laga ini akan menjadi bagian penting dari program pemusatan latihan (TC) yang akan digelar di Yogyakarta untuk mematangkan persiapan tim.
Pemanasan di Jogja Sekaligus Pemusatan Latihan (TC)
Setelah menang 2-0 atas Kendal Tornado FC dalam uji coba perdana, Peter de Roo kini mempersiapkan timnya untuk menghadapi lawan yang selevel.
Ia membocorkan bahwa laga melawan PSIM akan digelar di Yogyakarta, sekaligus menjadi bagian dari agenda TC.
"Keuntungannya adalah, di dalam training camp, kami bersama selama 24 jam penuh, jadi kita harus memanfaatkan setiap momen itu dengan sangat bijak," ujar de Roo mengenai rencana TC tersebut.
Fokus Hadapi PSIM, Tuntut Peningkatan Level
Menatap laga kontra PSIM, de Roo mengaku sudah mulai menganalisis kekuatan lawan melalui video.
Ia berharap para pemainnya dapat menunjukkan peningkatan performa yang signifikan dibandingkan laga sebelumnya.
"Saya melihat mereka (PSIM) untuk pertama kali, dan saya sudah meninjau melalui video. Tentunya, saya berekspektasi mereka (para pemain Persis) akan meningkatkan kemampuan mereka ke level yang lebih tinggi dan terus menjadi lebih baik. Itulah harapan saya," ucapnya.
Refleksi dari Laga Perdana: Intensitas Oke, Kesalahan Banyak
Tuntutan peningkatan ini berkaca pada hasil evaluasi uji coba perdana melawan Kendal Tornado. Menurut de Roo, meski intensitas para pemain sudah baik, ia melihat masih banyak kesalahan mendasar yang terjadi di lapangan.
"Kalian bisa lihat, saya pikir intensitas ada tapi masih banyak ruang untuk perbaikan. Kalian tahu ada banyak lubang dan hal seperti itu yang tidak perlu yang terjadi," jelasnya.
Ia memaklumi bahwa para pemain baru, termasuk legiun asing, masih dalam tahap adaptasi dengan gaya permainannya.
Namun, ia tidak ingin hal itu dijadikan alasan. "Ini adalah sebuah proses, lihatlah ini sebagai sesuatu yang baik untuk malam ini," tegasnya.
Meningkatkan Level Secara Bertahap
Rencana uji coba melawan PSIM dan pemusatan latihan di Yogyakarta menunjukkan strategi persiapan yang metodis dari Peter de Roo.
Ia secara bertahap meningkatkan level lawan—dari tim kasta kedua ke sesama kontestan Super League—untuk menguji sejauh mana para pemain memahami sistem permainannya.
"Derby Mataram" pramusim ini akan menjadi tolok ukur penting untuk melihat progres Laskar Sambernyawa sebelum kompetisi resmi bergulir pada 9 Agustus mendatang. (nis/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo