SOLOBALAPAN.COM - Pergerakan di bursa transfer Liga 1 semakin memanas, dan Moussa Sidibe menjadi salah satu nama paling diminati.
Eks penyerang andalan Persis Solo itu dikabarkan tengah diburu sejumlah klub papan atas kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Menurut laporan yang beredar di media sosial dan laman statistik sepak bola Transfermrkt, setidaknya ada tiga klub besar yang mengincar tanda tangan winger eksplosif asal Mali tersebut.
Dewa United, yang tampil impresif sebagai runner-up Liga 1 musim 2024/2025, disebut-sebut sebagai tim terdepan dalam perburuan Sidibe.
Selain Dewa United, nama Persija Jakarta dan Persik Kediri juga muncul sebagai peminat serius.
“Jadi salah satu properti panas di bursa transfer kali ini. Tim mana menurutmu yang paling cocok dengan Sidibe?” tulis akun Instagram Transfermrkt Indonesia, memicu diskusi hangat di kalangan netizen dan fans sepak bola nasional.
Sidibe memang punya rekam jejak mengesankan bersama Laskar Sambernyawa.
Didatangkan pada awal musim 2023/2024, ia langsung menjelma menjadi tulang punggung lini serang Persis Solo.
Dalam dua musim terakhir, Sidibe mencatat total 19 gol dan 10 assist.
Musim pertamanya ia tutup dengan torehan 11 gol dan 5 assist, sedangkan musim 2024/2025, ia tetap konsisten dengan 8 gol dan 5 assist.
Selain statistik, Sidibe dikenal lewat kecepatannya di sisi sayap, kreativitas tinggi, dan kemampuan menciptakan ruang yang kerap jadi pembeda dalam pertandingan krusial.
Meski Persis Solo sudah resmi melepasnya, belum ada konfirmasi resmi ke mana Sidibe akan berlabuh. Namun, dengan sejumlah klub besar menunjukkan minat kuat, keputusan sang pemain hanya tinggal menunggu waktu.
Jika Dewa United berhasil mengamankan jasa Sidibe, maka lini depan mereka akan semakin mengerikan.
Di sisi lain, baik Persija maupun Persik juga punya slot yang cocok untuk mengakomodasi peran winger tajam seperti Sidibe.
Kini, para pendukung Persis Solo tinggal menanti kabar resmi berikutnya: apakah sang mantan bintang akan tetap bersinar di panggung Liga 1, atau justru mengejutkan publik dengan pilihan tak terduga? (nis/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo