SOLOBALAPAN.COM - Musim kompetisi telah berakhir, dan kini seluruh klub peserta Liga 1 mulai bersiap menghadapi tantangan baru.
Persiapan menuju musim depan pun menjadi fokus utama bagi 18 tim, termasuk Persis Solo.
Laskar Sambernyawa—julukan bagi Persis Solo—dijadwalkan akan kembali menggelar latihan pada pekan ketiga bulan Juni.
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Media Officer Persis Solo, Bryan Barcelona.
“Rencana tim kembali berlatih pasca minggu ke-3 di bulan Juni,” ujar Bryan singkat.
Dengan jadwal tersebut, skuad Persis masih memiliki waktu sekitar satu setengah hingga dua pekan untuk mempersiapkan diri sebelum berkumpul kembali di Kota Bengawan.
Kehadiran mereka nanti sekaligus menjadi momentum awal transisi dari masa evaluasi menuju perencanaan musim yang baru, dengan semangat dan visi yang diperbarui.
Sementara itu, kompetisi Liga 1 musim 2025/2026 sendiri direncanakan akan dimulai pada bulan Agustus mendatang.
Oleh karena itu, menjelang kembalinya tim ke sesi latihan, publik menantikan siapa saja pemain yang akan memperkuat Persis Solo musim depan.
Apakah akan ada wajah baru? Ataukah nama-nama lama yang dipertahankan?
Persiapan Tim Lain: Persib Bandung Fokus pada Program Individu
Di sisi lain, sang juara bertahan, Persib Bandung, juga tak tinggal diam.
Mereka memilih untuk memulai persiapan melalui program latihan individu yang dijalankan secara mandiri oleh para pemain.
Pelatih fisik Persib, Miro Petric, mengungkapkan bahwa program ini akan mulai diberikan pada pekan kedua Juni 2025.
Melalui situs resmi klub, Petric menjelaskan bahwa program ini bertujuan menjaga kebugaran fisik selama libur panjang pascakompetisi.
Musim lalu disebutnya sangat menguras tenaga, baik dari sisi fisik maupun mental, sehingga jeda istirahat menjadi kebutuhan penting.
“Meski begitu, saya tetap berkomunikasi dengan beberapa dari mereka. Pastinya, mereka tidak bisa diam terlalu lama. Bahkan saat liburan, mereka harus tetap aktif,” ucap Petric.
Program ini dirancang secara bertahap, dimulai dari intensitas rendah agar tidak mengganggu waktu istirahat pemain, namun tetap membuat mereka tetap berada dalam kondisi siap latihan.
“Bersama Coach Yaya (Sunarya), kami telah menyusun program latihan individu bertahap yang dimulai dua minggu terakhir masa libur mereka.
Program ini dimulai dengan ringan dan secara bertahap meningkat. Ini untuk membantu mereka kembali ke ritme tanpa kehilangan waktu santai,” jelasnya.
Petric pun optimistis bahwa pemain akan menjalankan program ini dengan profesional, tanpa perlu pengawasan ketat.
“Pemain profesional jauh lebih mengenal tubuh mereka sendiri. Sejujurnya, mereka tidak perlu saya awasi terus-menerus sepanjang tahun. Mereka pantas mendapatkan waktu istirahat dari latihan dan juga dari saya,” tandasnya.
Dinamika Jelang Musim Baru
Dengan waktu yang semakin mendekat ke awal kompetisi, dinamika di tiap klub mulai terasa.
Persis Solo menjadi salah satu tim yang sorotannya cukup besar, terutama terkait pergerakan transfer dan komposisi skuad baru.
Suporter tentu berharap manajemen dapat mendatangkan pemain berkualitas yang bisa mengangkat prestasi tim musim depan.
Di sisi lain, program-program terstruktur seperti yang dilakukan Persib Bandung juga menjadi contoh bahwa persiapan fisik tetap menjadi prioritas utama untuk menjaga konsistensi performa di lapangan.
Menarik untuk ditunggu siapa saja pemain yang akan merapat ke Persis Solo dan bagaimana peta kekuatan baru Liga 1 terbentuk di musim mendatang. (nis/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo