Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Ong Kim Swee Selamatkan Persis Solo dari Degradasi Liga 1, Ini Kunci Suksesnya

Mannisa Elfira • Senin, 26 Mei 2025 | 23:31 WIB
Skuad Persis Solo saat imbang melawan Semen Padang di Stadion Manahan.
Skuad Persis Solo saat imbang melawan Semen Padang di Stadion Manahan.

SOLOBALAPAN.COM - Persis Solo nyaris terperosok ke jurang degradasi musim ini.

Namun, kehadiran Ong Kim Swee di tengah krisis menjadi titik terang yang membawa perubahan besar bagi Laskar Sambernyawa.

Pelatih asal Malaysia tersebut datang saat kondisi tim sedang terpuruk.

Namun dengan kombinasi strategi cermat dan suntikan energi baru, ia berhasil membangkitkan kembali semangat serta performa tim di paruh kedua musim.

Kehadiran sejumlah pemain baru yang direkrut saat jendela transfer tengah musim menjadi salah satu elemen penting dari kebangkitan Persis.

Tak hanya memperbaiki struktur permainan, para amunisi anyar ini juga mampu memberikan kontribusi langsung di lapangan.

Ong Kim Swee mengakui bahwa kehadiran pemain-pemain tersebut sangat membantu mempercepat adaptasi taktiknya dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi skuad.

Baca Juga: Ong Kim Swee Berambisi Tembus 5 Besar Liga 1 Musim Depan, Siap Bawa Pemain Liga Malaysia ke Persis Solo

“Satu hal yang bukan mudah untuk saya lakukan, ketika saya datang ke Persis, keadaan kurang baik. Ketika ada beberapa transfer pemain dilakukan pada jendela transfer, ini membantu dan pemain bertambah nyaman dengan apa yang saya inginkan.

Ini memberi sedikit perbedaan, di mana kita mampu mendapatkan hasil-hasil yang positif,” ungkapnya.

Performa Persis meningkat drastis di putaran kedua dengan torehan 26 poin yang pada akhirnya menyelamatkan mereka dari degradasi.

Salah satu perubahan signifikan hadir di lini pertahanan lewat sosok Cleylton Santos.

Bek asal Brasil yang direkrut dari Kedah Darul Aman FC tampil solid menggantikan Ricardo Lima yang harus absen panjang karena cedera.

Meski sempat terkena kartu merah di laga debutnya, Cleylton tetap menunjukkan kualitas.

Dalam 14 penampilan, ia mencatatkan 26 tekel, 45 intersep, dan 43 sapuan.

Postur tubuhnya yang tinggi juga menjadi aset dalam situasi bola mati, terbukti dari dua gol yang berhasil ia cetak musim ini.

Di lini tengah, Lautaro Belleggia menjadi motor serangan baru.

Gelandang asal Argentina itu tampil impresif dalam 16 laga, menghasilkan empat gol dan satu assist, serta memberikan tekanan berkelanjutan pada pertahanan lawan.

Jordy Tutuarima turut memperkuat sisi kiri pertahanan. Pemain berdarah Belanda-Indonesia ini menyumbangkan kekuatan baik dalam bertahan maupun saat membantu serangan dari sisi lapangan.

Sementara itu, John Cley memperdalam daya gedor di sektor depan dan telah mencetak dua gol penting sejauh ini.

Ong Kim Swee tidak lupa menyoroti kontribusi kolektif para pemainnya.

Baca Juga: Klasemen Akhir Liga 1 2024/2025: Persib Bandung Rayakan Gelar Juara, Persis Solo Akhiri Musim di Posisi 14

Ia menekankan bahwa keberhasilan Persis bertahan di Liga 1 adalah hasil kerja keras bersama, bukan sekadar keajaiban taktik atau faktor individu semata.

“Untuk Persis tetap berkompetisi di Liga 1 musim depan, itu merupakan satu hadiah dan satu perjalanan yang bagi saya amat sulit, tapi para pemain membuktikan jika kami tetap fokus dan bersungguh-sungguh memberikan yang terbaik,

kami terbukti mendapatkan hasil positif pada putaran kedua dengan hampir 28 poin. Ini yang mampu membuat kita tetap berada di Liga,” pungkasnya.

Transformasi Persis Solo dalam paruh kedua musim ini menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan yang tepat, ditambah dengan strategi transfer yang cerdas, dapat mengubah nasib tim secara signifikan.

Momen ini bukan hanya menjadi penyelamat musim, tetapi juga landasan penting dalam menyusun visi baru menghadapi kompetisi mendatang.

Dengan pondasi kuat dan semangat juang yang telah terbentuk, Laskar Sambernyawa berpotensi menjadi kekuatan yang lebih solid di Liga 1 musim depan. (nis/did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#degradasi #liga 1 #ong kim swee #persis solo