SOLOBALAPAN.COM - Persis Solo berhasil mengamankan satu tempat di Liga 1 musim depan.
Kabar baik ini disambut ucapan selamat dari sang Presiden klub, Kaesang Pangarep.
Namun, ucapan itu justru mengundang tanya—karena dibalik rasa syukur, Kaesang menyisipkan kalimat yang terkesan seperti kode pamitan dari Persis Solo.
Ucapan tersebut disampaikan Kaesang melalui kolom komentar di kanal YouTube resmi Persis Solo.
Akun @kaesang menuliskan, “Suwun sis masih Stay Liga 1.”
Namun, kalimat selanjutnya langsung jadi sorotan: “Pamit yo.”
Komentar singkat namun padat makna itu lantas memunculkan spekulasi luas bahwa Kaesang akan mundur dari kepemilikan klub berjuluk Laskar Sambernyawa itu mulai musim depan.
Bukan Kali Pertama Isyarat Mundur Muncul
Isu ini bukan kali pertama menyeruak.
Kaesang, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSI, pernah menyuarakan betapa peliknya mengelola klub sepak bola profesional di Indonesia.
Pada 2022 lalu, ia sempat menerima kritik karena harga tiket laga kandang Persis Solo di Stadion Manahan dinilai terlalu mahal.
Baca Juga: Catatan Drama Maguwoharjo! Gol Menit 90+12 Bawa PSS Sleman Jinakkan Persija
Menjawab itu, Kaesang menjelaskan tingginya biaya operasional yang harus ditanggung klub.
"Biaya sewa Stadion Manahan juga mahal, tiga kali lipat sekarang harganya," ujar Kaesang kala itu.
Ia juga menyebut bahwa beban tersebut berpotensi membuat klub rugi jika tidak disesuaikan dengan harga tiket.
Candaan berbalut keluhan sempat diucapkan Kaesang di hadapan massa PSI di Boyolali pada akhir 2023 lalu.
Saat itu, ia menanggapi teriakan slogan "Sakjose" dengan pernyataan yang mengejutkan namun jenaka.
"Nombok terus, nombok terus nggak pernah untung," ucapnya sambil tertawa, meminta agar suporter lebih aktif membeli tiket dan merchandise resmi klub.
Kelakar itu kini seolah menjadi sinyal bahwa Kaesang telah lama mempertimbangkan opsi untuk melepas klub. (lz)
Editor : Laila Zakiya