SOLOBALAPAN.COM - Pelatih kepala Persis Solo, Ong Kim Swee, mengobarkan semangat juang para pemainnya dengan satu kalimat yang penuh makna: "Mari selamatkan klub ini."
Seruan itu bukan sekadar ajakan, melainkan seruan darurat untuk membangkitkan kesadaran kolektif bahwa Laskar Sambernyawa tengah berada di ujung tanduk.
Dalam sesi motivasi tim, pelatih asal Malaysia yang akrab disapa OKS itu menekankan pentingnya sikap profesional dan totalitas dari seluruh skuad.
Menurutnya, hanya dengan dedikasi penuh dan fokus yang tak tergoyahkan, Persis Solo bisa lepas dari ancaman zona degradasi.
"Saya percaya kalian bisa melakukannya. Kita harus memberikan segalanya untuk menyelamatkan tim ini. Singkirkan semua gangguan, karena saat ini klub membutuhkan kita semua," ucap OKS kepada para pemain, termasuk Sho Yamamoto, dalam tayangan resmi klub.
Saat ini, posisi Persis Solo di papan klasemen memang cukup mengkhawatirkan.
Dengan koleksi 26 poin, tim kebanggaan warga Solo berada di peringkat ke-15, hanya dua poin di atas zona merah yang kini dihuni PSIS Semarang.
Persaingan semakin ketat dengan Semen Padang dan PSS Sleman yang sama-sama mengantongi 22 poin.
Menjelang laga tandang ke markas Barito Putera di Stadion Demang Lehman pada 19 April mendatang, OKS tengah menyusun strategi dan memutar otak terkait rotasi pemain. Beberapa nama dipastikan belum sepenuhnya pulih dari cedera.
"Ada beberapa pergantian yang akan kami lakukan. Beberapa pemain belum dalam kondisi fit sepenuhnya," ungkap Ong.
Meski demikian, mantan pelatih Sabah FC itu memastikan bahwa persiapan menjelang laga melawan Barito berjalan lebih tertata.
Para pemain sudah menyadari bahwa laga ini sangat krusial, terlebih Barito Putera juga sedang berjuang menjauhi zona degradasi.
Baca Juga: Persis Solo Terdampar di Situasi yang Cukup Genting, Ong Kim Swee: Saya Tidak Ingin Berbicara Banyak
"Kami sadar ini bukan laga yang mudah, apalagi bermain di kandang lawan. Tapi para pemain harus kembali fokus. Kami butuh hasil positif, karena ini salah satu pertandingan paling penting musim ini," tegasnya.
Kekalahan menyakitkan dari Malut United juga menjadi bahan evaluasi.
Tiga gol yang bersarang ke gawang Persis saat itu disebabkan oleh kesalahan individu akibat kurangnya konsentrasi.
“Kami kehilangan fokus, dan itu sangat terlihat dari gol-gol yang dicetak oleh Malut. Ini hal yang harus segera kami perbaiki,” jelasnya.
OKS juga menyadari bahwa ritme tim sempat terganggu akibat jeda kompetisi selama hampir sebulan karena FIFA Match Day dan libur Lebaran.
Namun ia menegaskan pentingnya menjaga kesiapan tim dalam kondisi apapun.
“Saya paham kami tidak bermain secara kompetitif selama 4 sampai 5 pekan. Tapi ke depan, kami harus bisa menjaga kesiapan, tak peduli kapan atau di mana pun bermain,” pungkasnya. (nis/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo