SOLOBALAPAN.COM - Setelah melewati bulan suci Ramadan dengan berbagai penyesuaian, skuad Persis Solo kini kembali menjalani rutinitas latihan seperti biasanya.
Tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut mulai memanaskan mesin jelang laga penting menghadapi Malut United pada 12 April mendatang di Stadion Manahan, Solo.
Selama Ramadan, tim pelatih melakukan beberapa modifikasi pada program latihan agar tetap bisa menjaga kondisi fisik para pemain tanpa mengganggu ibadah puasa.
Pelatih fisik Persis, Oscar Balaguer, punya strategi khusus untuk menjaga performa tim tetap stabil di tengah keterbatasan yang ada.
"Kami telah menyelesaikan bulan Ramadan. Sehingga kita tidak lagi memiliki rintangan, jadi kita akan terus berjalan maju.
Dan para pemain tentu saja akan menunjukkan hal yang baik," ucap Oscar, pelatih asal Spanyol yang pernah menangani fisik Timnas Malaysia U-23.
Oscar juga menyoroti kerja keras para pemain selama dua pekan terakhir. Sho Yamamoto dan rekan-rekannya menjalani sesi latihan intens, termasuk dua laga internal game, demi menjaga ritme permainan.
"Saya rasa di dua minggu terakhir ini kita bekerja sangat keras. Kita juga menjalani dua laga internal game. Jadi saya pikir sekarang kita menjadi lebih baik setelah menjalani jatah liburan kemarin," lanjutnya.
Persis Solo sempat mendapatkan libur saat jeda internasional, kemudian kembali berlatih sebelum kembali cuti di momen Lebaran.
Setelah libur Hari Raya, tim asuhan Ong Kim Swee sudah mulai menjalani sesi latihan reguler sejak pekan lalu.
"Kami akan libur untuk menjalani sedikit pemulihan. Dan kembali latihan hingga jelang menghadapi Malut United. Saya rasa para pemain kita akan menjadi lebih baik karena pemain tetap melaksanakan tugasnya," tambah Oscar.
Fokus kebugaran menjadi prioritas dalam persiapan menghadapi kelanjutan kompetisi. Terlebih, laga-laga yang akan dijalani Persis ke depan kebanyakan digelar di sore hari.
Salah satunya adalah laga kontra Malut United yang dijadwalkan kick-off pukul 15.30 WIB.
Perubahan waktu pertandingan ini menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi para pemain asing yang sebelumnya terbiasa tampil di malam hari selama bulan puasa.
Kini, mereka harus kembali menyesuaikan diri dengan cuaca panas khas Kota Bengawan.
"Kami bisa bermain pada jam setengah 4. Penting untuk kita menyesuaikan keadaan. Saya harap seminggu lagi sebelum kita main melawan tim Malut, kita bisa bekerja dengan baik," ujar pelatih kepala Persis, Ong Kim Swee.
Dengan kembali ke rutinitas penuh dan waktu persiapan yang cukup, Persis Solo menatap laga kontra Malut United dengan optimisme tinggi.
Pertandingan ini akan menjadi ujian awal setelah libur panjang, sekaligus momentum penting untuk kembali ke jalur kemenangan dalam persaingan Liga Indonesia yang semakin ketat. (nis/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo