SOLOBALAPAN.COM - Moussa Sidibe, winger asing Persis Solo, telah menunjukkan peran krusialnya dalam kesuksesan tim di BRI Liga 1 musim ini.
Pemain asal Mali ini bukan hanya berperan sebagai pencetak gol, tetapi juga menjadi kreator peluang yang sangat berbahaya bagi lawan.
Kreativitas yang ditunjukkan Sidibe dalam menghasilkan peluang bagi timnya menjadikannya sosok yang tak tergantikan di skuad Persis Solo.
Ia menjadi pemain yang selalu diandalkan di posisi utama, dengan hanya absen pada beberapa pertandingan akibat cedera atau akumulasi kartu kuning.
Dengan kondisi fisik yang optimal, Sidibe hampir selalu tampil sebagai starter.
Dari 22 pertandingan yang telah dijalani di BRI Liga 1 musim ini, ia tercatat memainkan 20 di antaranya sejak menit pertama.
Tidak hanya berkontribusi dalam hal gol, Sidibe juga memiliki peran vital dalam menciptakan peluang.
Hingga saat ini, ia menjadi salah satu pemain yang paling produktif dalam hal menciptakan kesempatan gol.
Berdasarkan data yang dihimpun PT LIB (Liga Indonesia Baru), Sidibe tercatat menghasilkan 51 peluang dalam 22 penampilan di BRI Liga 1 2024/2025.
Dalam pernyataan yang tercatat di situs resmi PT LIB, dikatakan, "Gelandang Persis Solo, Moussa Sidibe, memimpin daftar pemain yang paling sering membuat peluang di BRI Liga 1 musim ini.
Pemain asal Mali itu tercatat melahirkan 51 peluang dari 22 laga yang sudah dimainkan."
Dari 51 peluang yang telah diciptakannya, empat di antaranya berujung pada assist yang menghasilkan gol bagi tim.
Meski demikian, catatan assist ini belum menjadi yang tertinggi di liga, karena Sho Yamamoto tercatat menghasilkan lima assist, memimpin dalam kategori tersebut, sekaligus menjadi pengumpan gol terbanyak bagi Laskar Sambernyawa.
Namun, kontribusi Sidibe tetap tak terbantahkan. Dengan delapan gol yang sudah tercipta dari 22 pertandingan musim ini, ia menjadi pencetak gol terbanyak bagi Persis Solo.
Mengacu pada performa musim lalu, di mana Sidibe mencatatkan 11 gol dan lima assist dari 27 laga, musim ini ia memiliki potensi untuk melebihi pencapaiannya tersebut.
Namun, masa depan Sidibe di Persis Solo masih menjadi tanda tanya. Kontraknya akan segera berakhir pada 31 Mei 2025, dan hingga kini, belum ada kabar mengenai perpanjangan kontrak tersebut.
Keberadaan Sidibe sangat penting bagi tim, mengingat peran besar yang dimainkannya dalam membantu tim meraih hasil-hasil positif.
Oleh karena itu, keputusan mengenai masa depannya akan sangat mempengaruhi strategi dan komposisi skuad Persis Solo di musim mendatang.
Kini, perhatian manajemen tim dan para penggemar Persis Solo tertuju pada kabar mengenai pembicaraan kontrak Sidibe.
Bagi banyak orang, kehadirannya di tim adalah aset yang sangat berharga, dan kemungkinan kepergiannya tentu menjadi hal yang perlu dipertimbangkan dengan serius. (did)