Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Persis Solo di Ujung Tanduk, Ong Kim Swee Janjikan Raih Poin Penuh hingga Akhir Musim Liga 1?

Mannisa Elfira • Senin, 24 Februari 2025 | 22:52 WIB
Skuad Persis Solo saat imbang melawan Semen Padang di Stadion Manahan.
Skuad Persis Solo saat imbang melawan Semen Padang di Stadion Manahan.

SOLOBALAPAN.COM - Posisi yang semakin kritis membuat pelatih Persis Solo, Ong Kim Swee, tidak memiliki pilihan selain berjuang keras untuk meraih kemenangan.

Pernyataan ini disampaikan setelah timnya dipaksa bermain imbang dengan Semen Padang di kandang sendiri pada laga Liga 1 yang berlangsung pada Jumat (21/2/2025).

Dengan tersisa 10 pertandingan pada musim ini, Ong Kim Swee mengingatkan para pemain, termasuk Eduardo Kunde, bahwa mereka harus meraih poin penuh di setiap pertandingan yang ada untuk menghindari jurang degradasi.

Usai hasil imbang kontra Semen Padang, Persis Solo masih terperosok di dasar klasemen sementara Liga 1 dengan hanya mengoleksi 19 poin.

Dari 24 pertandingan yang sudah dijalani, tim yang dijuluki Laskar Sambernyawa ini hanya berhasil mencatatkan 4 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 13 kekalahan.

Melihat klasemen musim lalu, untuk bisa bertahan di Liga 1, sebuah tim setidaknya memerlukan 38 poin.

Hal ini membuat peluang Persis Solo untuk menghindari degradasi masih terbuka, meski hanya jika mereka mampu memenangkan seluruh laga yang tersisa.

“Kami tidak punya pilihan lain kecuali meraih kemenangan di setiap pertandingan. Apalagi, kami harus memaksimalkan laga-laga di kandang sendiri,” ujar Ong Kim Swee.

Pelatih asal Malaysia ini tetap optimis meski situasi timnya cukup menantang. Dia melihat adanya peningkatan dalam segi permainan tim meski hasilnya belum maksimal.

"Pada laga sebelumnya, kami banyak menciptakan peluang dan mendominasi penguasaan bola," tambahnya.

Namun, meski ada perkembangan positif, Ong Kim Swee menyoroti masalah besar yang harus segera diperbaiki, yakni penyelesaian akhir yang kurang tajam.

Persis Solo hingga pekan ke-24 merupakan tim dengan jumlah gol paling sedikit kedua di kompetisi ini, dengan hanya mencetak 19 gol.

“Kami sangat kesulitan dalam mencetak gol, meskipun banyak peluang tercipta. Ini adalah hal yang perlu segera kami perbaiki agar bisa mendapatkan hasil yang lebih baik di pertandingan-pertandingan selanjutnya,” tegas Ong Kim Swee.

Dalam laga terakhir melawan Semen Padang, Persis hanya berhasil mencetak satu gol, yakni lewat Zanadin Fariz pada menit ke-72, yang menyamakan kedudukan.

Meski sempat mendapatkan sejumlah peluang emas, Persis gagal memanfaatkan kesempatan tersebut dan akhirnya hanya bisa puas dengan hasil imbang.

“Kami sudah berusaha hingga detik terakhir, namun mereka bertahan dengan sangat baik,” ujar Ong Kim Swee, menggambarkan frustrasi timnya.

Zanadin Fariz, meskipun sukses mencetak gol, juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil akhir pertandingan.

"Saya tidak terlalu puas meski berhasil mencetak satu gol. Seperti yang dikatakan pelatih, kami memang banyak menciptakan peluang, tetapi kami gagal memanfaatkannya.

Ini menjadi pekerjaan rumah untuk kami semua di pertandingan-pertandingan selanjutnya," ujar Zanadin.

Di sisa musim ini, tidak ada pilihan lain bagi Persis Solo selain berjuang habis-habisan untuk bisa keluar dari zona degradasi.

Setiap pertandingan akan menjadi ujian besar bagi tim untuk memastikan tempat mereka tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Penting bagi Persis untuk lebih konsisten dalam memanfaatkan peluang dan memperbaiki penyelesaian akhir agar bisa mengumpulkan poin maksimal.

Jika hal ini tidak diperbaiki, perjuangan mereka untuk bertahan di Liga 1 akan semakin sulit. (nis/did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#liga 1 #ong kim swee #persis solo