Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Persis Solo vs Persebaya: Kedua Tim Bertekad Bangkit dari Keterpurukan dan Tren Negatif di Laga Sebelumnya

Mannisa Elfira • Rabu, 5 Februari 2025 | 00:02 WIB
Laga Persebaya Surabaya melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu malam (18/9/2024).
Laga Persebaya Surabaya melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu malam (18/9/2024).

SOLOBALAPAN.COM - Setelah melakoni pertandingan tandang di Madura, Persis Solo - yang dijuluki Laskar Sambernyawa - kembali ke Kota Bengawan dan langsung fokus menyiapkan pertandingan selanjutnya.

Mereka akan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Manahan pada pekan ke-22 Liga 1 2024/2025 pada Jumat (7/2).

Tampil di kandang sendiri tentu menjadi peluang besar bagi Persis Solo untuk mengamankan tiga poin.

Poin penuh sangat penting bagi mereka, mengingat posisi Persis kini sangat rentan, berada di dasar klasemen setelah kekalahan 0-2 dari Madura United di Stadion Gelora Bangkalan pada 1 Februari lalu.

"Kami harus berbenah di laga selanjutnya," ujar striker Persis Solo, Ramadhan Sananta, yang sadar akan pentingnya pertandingan melawan Persebaya untuk memperbaiki posisi tim.

Namun, Persis Solo tak akan mudah mengalahkan Persebaya, yang meskipun berada di posisi ketiga klasemen sementara, juga tengah menghadapi tekanan berat.

Persebaya, yang dijuluki Green Force, belum meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir mereka.

Setelah kekalahan melawan Bali United pada 28 Desember 2024, tim asuhan Paul Munster menelan kekalahan berturut-turut dari PSS Sleman (11 Januari), Malut United (17 Januari), dan Barito Putera (25 Januari).

Terbaru, Persebaya hanya mampu meraih hasil imbang 0-0 melawan Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo pada 31 Januari lalu.

Kondisi ini cukup berbeda dengan performa gemilang yang ditunjukkan Persebaya di putaran pertama, yang kini tampak berbanding terbalik di awal putaran kedua.

Salah satu masalah besar yang dihadapi adalah ketidakmampuan tim untuk mencetak gol dari open play dalam empat pertandingan terakhir.

Hal ini semakin memperburuk performa tim, dan membuat para suporter kecewa.

Meski demikian, pelatih Persebaya, Paul Munster, tetap optimistis menghadapi laga kontra Persis Solo.

Dalam konferensi pers yang dikutip dari laman LIB, Munster mengungkapkan keyakinannya untuk segera bangkit.

"Kami harus mengambil sisi positif dari situasi ini. Tren negatif ini tidak bisa terus berlanjut. Kami harus kembali menyatu dan terus bertarung," tegas pelatih asal Irlandia Utara tersebut.

Munster menyadari beratnya situasi yang dihadapi timnya, terutama dengan serangkaian hasil buruk yang diterima dalam bulan ini.

Namun, ia menganggap bahwa situasi seperti ini adalah bagian dari sepak bola, dan menyatakan pentingnya untuk segera bangkit.

"Liga 1 itu sulit, bulan ini sangat berat bagi kami. Tapi inilah sepak bola, terkadang situasi seperti ini terjadi. Saya ingin segera bangkit," lanjutnya.

Meski dalam tekanan, Munster tetap yakin timnya memiliki mentalitas pemenang.

"Kami ingin semua pemain tampil maksimal. Jika tim gagal menciptakan peluang, itu yang berbahaya. Kami tidak peduli bagaimana cara kami mencetak gol, yang penting gol itu ada. Jika ada tuntutan negatif dari suporter, saya menghormatinya," ujarnya menegaskan.

Pelatih Persebaya tersebut menekankan bahwa tren negatif harus segera diputus, dan cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan meraih kemenangan atas Persis Solo pada 7 Februari mendatang.

"Hidup dengan pikiran negatif itu mudah, tetapi saya selalu berpikir positif. Tim ini harus tetap kompak, begitu juga dengan Bonek dan Bonita. Dukung kami," pungkas Munster.

Dengan situasi yang penuh tantangan, baik Persis Solo maupun Persebaya Surabaya akan berusaha maksimal di pertandingan mendatang untuk mengubah arah musim mereka. (nis/did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#bangkit #persis solo #persebaya