Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Persis Solo vs PSIS Semarang Bakal Jadi Derby Sarat Gengsi, Ini Komentar Pelatih dan Pemain Kunci Sambernyawa

Mannisa Elfira • Senin, 20 Januari 2025 | 23:10 WIB
Moussa Sidibe cetak dua gol saat melawan PSIS Semarang di Stadion Batakan, balikpapan.
Moussa Sidibe cetak dua gol saat melawan PSIS Semarang di Stadion Batakan, balikpapan.

SOLOBALAPAN.COM - Persis Solo memasuki laga Derby Jateng melawan PSIS Semarang dengan beban berat, yang akan digelar di Stadion Jatidiri pada Senin malam (20/1).

Pertandingan ini akan disiarkan langsung di Vidio.com pukul 19.00, dan bagi Laskar Sambernyawa, ini merupakan kesempatan penting untuk memutus rekor buruk 10 pertandingan tanpa kemenangan.

Menjelang laga, motivasi tinggi tercermin pada skuad asuhan Ong Kim Swee (OKS).

Tim ini membutuhkan poin penuh untuk keluar dari dasar klasemen Liga 1, meskipun tantangan yang dihadapi cukup berat.

Pasalnya, PSIS Semarang juga tengah berada dalam performa buruk dengan empat laga tanpa kemenangan.

Persis Solo harus menghadapi sejumlah kendala terkait ketersediaan pemain.

Salah satunya adalah absennya Cleylton Santos, bek tengah anyar yang harus menjalani hukuman kartu merah.

Selain itu, Moussa Sidibe, pencetak gol terbanyak sementara tim, masih dalam pemantauan medis setelah perjalanan panjang dari Spanyol.

Namun, kembalinya Ramadhan Sananta setelah menjalani larangan tiga pertandingan memberikan angin segar bagi tim.

Pelatih OKS mengungkapkan keyakinannya terhadap rekrutan anyar mereka, John Cley, yang telah mencatatkan tiga gol dan tiga assist bersama Bekasi City FC di Liga 2.

OKS berharap kehadiran Cley dapat memberikan kontribusi positif dalam laga krusial ini.

"Saya harap John Cley bisa memberikan kontribusi positif di pertandingan besok. Kami tidak boleh kehilangan poin lagi, walaupun bermain di tempat lawan," ujar OKS.

Selain Cley, Persis Solo juga memperkenalkan tiga pemain asing baru lainnya, yaitu Lautaro Belleggia (Argentina), Jordy Tutuarima (Belanda), dan Cleylton Santos (Brasil).

Harapannya, dengan perombakan tim ini, nasib buruk yang menyelimuti tim dapat segera berakhir.

Mengenang pertandingan pramusim yang lalu, OKS mengingatkan bahwa dia berhasil membawa Sabah FC mengalahkan PSIS Semarang 2-1 di Jakarta International Stadium pada Juni lalu.

Namun, dia menekankan bahwa situasi kali ini jauh berbeda.

"Bermain di kandang memberikan keuntungan bagi PSIS. Tapi, ini adalah Derby, dan kami harus mencapai hasil positif," tegasnya.

Di sisi lain, Zanadin Fariz, pemain muda yang akrab disapa Ucil, juga menunjukkan optimisme tinggi.

"Pelatih sudah menyiapkan strategi. Kami siap menghadapi big match ini dan berharap bisa meraih poin penuh," ujar Ucil.

Meski demikian, PSIS Semarang juga menghadapi masalah serupa. Absennya Evandro Brandão akibat kartu merah menambah kendala bagi tim tuan rumah.

Hal ini membuka peluang bagi Persis Solo untuk memanfaatkan kelemahan PSIS, meskipun mereka tetap memiliki keuntungan bermain di kandang dengan dukungan penuh dari pendukung setia mereka.

Derby Jateng ini bukan hanya soal rivalitas antar tim, tetapi juga menjadi ajang yang sangat penting bagi kedua tim yang tengah berjuang untuk keluar dari tekanan dan meraih posisi yang lebih baik di klasemen Liga 1.

Dengan strategi yang matang, kehadiran pemain baru, dan motivasi yang tinggi, Persis Solo memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan perdana mereka di putaran kedua Liga 1 ini. (nis/did)

Photo
Photo
Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#pelatih #sambernyawa #psis semarang #persis solo