SOLOBALAPAN.COM - Persis Solo memulai putaran kedua Liga 1 musim 2024/2025 dengan hasil yang mengecewakan setelah kalah 0-1 dari PSM Makassar pada 13 Januari 2025.
Kekalahan ini terasa sangat menyakitkan karena terjadi di kandang sendiri, Stadion Manahan, di hadapan ribuan pendukung setia mereka.
Lebih buruk lagi, ini adalah kekalahan kelima Persis Solo di kandang sepanjang musim ini.
Kekalahan terbaru ini memperpanjang catatan buruk Persis yang sudah tidak meraih kemenangan dalam sepuluh pertandingan terakhir mereka.
Sebelumnya, Laskar Sambernyawa juga kalah di kandang dari PSIS Semarang (0-1) pada 17 Agustus, Persik Kediri (0-1) pada 23 September, PSS Sleman (0-2) pada 3 November, dan Persib Bandung (0-1) pada 29 Desember.
Drama kekalahan Persis dimulai pada menit ke-20, ketika bek anyar Cleylton Santos diusir keluar lapangan setelah menerima kartu merah langsung dari wasit Irfan Wahyu Wijanarko.
Cleylton dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap pemain PSM, Daisuke Sakai, dengan mengangkat kakinya terlalu tinggi hingga mengenai bagian belakang kepala Sakai.
Keputusan wasit yang mengharuskan Persis bermain dengan 10 orang sepanjang sisa pertandingan membuat posisi mereka semakin tertekan.
Menyadari kekurangan pemain, pelatih Persis, Ong Kim Swee, segera melakukan perubahan strategi dengan menarik Braif Fatari dan menggantikannya dengan Eky Taufik pada menit ke-23.
Setelah pertandingan, Eky Taufik mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil yang didapatkan timnya.
"Ini hasil yang tidak bagus untuk tim kami. Kami harus berjuang dan bangkit dari situasi ini," kata Eky Taufik, yang menunjukkan semangat pantang menyerah meskipun timnya berada dalam kesulitan.
Walaupun bermain dengan kekurangan jumlah pemain, Persis Solo terus berusaha memberikan perlawanan.
Namun, keberuntungan tampaknya tidak berpihak kepada mereka.
Pada menit ke-88, PSM Makassar berhasil mencetak gol yang berawal dari tendangan bebas yang dieksekusi dengan baik.
Sundulan Albertine Joao Balloteli, pemain baru PSM, berhasil menjebol gawang Persis yang dijaga M. Riyandi, meskipun sang kiper sudah berusaha keras untuk menghalau bola tersebut.
Gol tersebut menjadi gol debut Balloteli di laga pertamanya bersama PSM Makassar.
Dengan gol ini, PSM Makassar membawa pulang kemenangan berharga 1-0, sementara Persis Solo harus kembali menelan kekalahan pahit di rumah mereka sendiri.
Hasil ini semakin memperburuk keadaan Persis yang belum bisa keluar dari rentetan hasil buruk yang terus membayangi mereka.
Ke depannya, Persis Solo perlu segera mengevaluasi performa tim, terutama dalam menghadapi situasi bermain dengan kekurangan pemain.
Dengan dukungan penuh dari suporter, diharapkan mereka bisa bangkit dan mengakhiri tren negatif yang tengah mereka alami. (nis/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo