SOLOBALAPAN.COM - Keputusan-keputusan yang diambil oleh wasit Agung Setiyawan dalam pertandingan antara Persis Solo dan PSBS Biak di Stadion Manahan, Senin (16/12/2024), menarik perhatian banyak pihak.
Pasca pertandingan, sejumlah kritikan datang dari para suporter yang merasa keputusan wasit, khususnya yang melibatkan video assistant referee (VAR), cukup kontroversial.
Dua keputusan besar yang menjadi sorotan utama adalah kartu merah yang diberikan kepada Ramadhan Sananta dan penalti yang diberikan kepada PSBS Biak yang menghukum Persis Solo.
Menanggapi hal ini, pelatih Persis Solo, Ong Kim Swee, memilih untuk tidak memberikan komentar mendalam.
Menurutnya, dalam peraturan pertandingan, wasit memiliki wewenang penuh untuk membuat keputusan-keputusan tersebut.
"Saya tidak ingin berbicara lebih jauh mengenai hal ini. Sesuai peraturan, wasit memiliki hak untuk membuat keputusan.
Keputusan yang diambil oleh wasit adalah hak mereka, dan bukan saya yang akan mempermasalahkan hal itu," ungkap Ong Kim Swee.
Pelatih asal Malaysia itu juga menambahkan bahwa dia ingin meninjau ulang pertandingan tersebut sebelum memberikan pandangan yang lebih jelas.
Ia percaya bahwa analisis lebih lanjut dapat memberikan perspektif yang berbeda tentang situasi yang terjadi di lapangan.
"Saya perlu melihat pertandingan tersebut lagi untuk memberikan komentar yang lebih akurat. Ini bisa memberikan sudut pandang lain mengenai keputusan-keputusan yang diambil," lanjut Ong Kim Swee.
Keputusan wasit yang menjadi kontroversial ini tentu saja menjadi bahan diskusi di kalangan penggemar dan pihak-pihak terkait.
Meskipun demikian, Ong Kim Swee tetap fokus pada evaluasi tim dan menghindari perdebatan lebih lanjut terkait keputusan wasit. (nis/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo