SOLOBALAPAN.COM - Perjuangan Persis Solo di Liga 1 akan berlanjut pada sore ini (12/12) di Stadion Soepriadi, Blitar, di mana Laskar Sambernyawa akan menghadapi tuan rumah Arema FC pada pukul 15.30 WIB.
Dalam lima pertandingan terakhir, Persis Solo belum berhasil meraih kemenangan dan gagal mencetak gol.
Hal ini tentu menjadi masalah yang harus segera diatasi.
Namun, pertandingan kali ini bukan perkara mudah, terutama karena Arema FC dalam kondisi yang sangat percaya diri setelah meraih tiga kemenangan berturut-turut pada laga sebelumnya.
Pelatih Persis Solo, Ong Kim Swee, mengungkapkan bahwa persiapan timnya sudah dilakukan seperti biasa.
Setelah kekalahan yang dialami di laga melawan Persita pekan lalu, OKS—panggilan akrabnya—berusaha mendorong para pemain untuk segera bangkit.
“Kami sudah menyiapkan segala sesuatunya seperti biasa. Setelah kekalahan kemarin, kami harus segera bangkit. Saya yakin para pemain sudah berada dalam kondisi yang lebih baik untuk pertandingan besok,” ujar Ong Kim Swee.
Mengenai kekuatan lawan, pelatih asal Malaysia ini menegaskan bahwa dia tidak ingin terlalu memandang sebelah mata atau justru merasa terbebani.
Baginya, setiap tim memiliki keunggulan dan potensi yang berbeda, sehingga tidak ada lawan yang bisa diremehkan.
“Saya rasa kualitas tim di Liga 1 cukup seimbang. Masing-masing tim memiliki kekuatan tersendiri, termasuk tim yang berada di posisi bawah,” tambah eks pelatih Sabah FC itu.
Ong Kim Swee percaya bahwa timnya memiliki peluang yang baik dalam pertandingan nanti. Dia berharap setelah pertandingan ini, situasi Persis Solo bisa semakin membaik.
“Saya percaya bahwa, termasuk Persis, tim ini akan semakin baik. Meskipun hasil pertandingan terakhir tidak sesuai harapan, kami masih memiliki peluang besar melawan Arema,” jelasnya.
Namun, sayangnya dalam pertandingan kali ini, Persis Solo harus bermain tanpa pemain kunci mereka, Moussa Sidibe, yang absen karena akumulasi kartu.
Di sisi lain, kapten Persis Solo, Eduardo Kunde, menegaskan bahwa fokus mereka saat ini adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi perlawanan dari Arema FC.
"Kami fokus berlatih dan mengikuti instruksi dari pelatih. Kami akan berusaha menampilkan yang terbaik di lapangan," ujar Eduardo, yang merupakan bek dengan keturunan Jerman-Brasil.
Secara keseluruhan, meski Persis Solo sedang mengalami kesulitan, keyakinan dan semangat tim tetap tinggi untuk kembali ke jalur kemenangan, terutama dalam menghadapi lawan yang sedang berada dalam performa terbaik seperti Arema FC.
Pertandingan ini bisa menjadi titik balik bagi Persis Solo untuk mengakhiri tren buruk mereka dan meraih hasil positif. (nis/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo