Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Ong Kim Swee Komentari Performa Persis Solo di Liga 1 Usai Tanpa Kemenangan dan Tanpa Gol di 5 Pertandingan

Mannisa Elfira • Selasa, 10 Desember 2024 | 22:44 WIB
Ong Kim Swee, pelatih Persis Solo
Ong Kim Swee, pelatih Persis Solo

SOLOBALAPAN.COM - Lini depan Persis Solo kembali menjadi sorotan utama setelah tim ini gagal mencetak gol dalam lima pertandingan terakhir mereka di Liga 1.

Hal ini jelas menjadi perhatian besar, mengingat kekalahan terakhir mereka di tangan Persita Tangerang dengan skor 0-2 pada Minggu malam (8/12).

Kiper Persita, Igor Rodrigues, berhasil menjadi penghalang utama bagi para penyerang Laskar Sambernyawa, yang kesulitan menembus pertahanan lawan.

Sebelumnya, Persis Solo juga mengalami kegagalan serupa dalam empat pertandingan terakhir.

Mereka tak mampu mencetak gol saat bertemu Bali United (0-3, 27/12), PSS Sleman (0-2, 3/11), Malut United (0-3, 21/11), dan Barito Putera (0-0, 3/12).

Kurangnya produktivitas gol ini jelas menjadi sumber frustrasi bagi para pendukung tim yang mengharapkan para penyerang seperti Ramadhan Sananta, Karim Rossi, Arkhan Kaka, dan lainnya lebih tajam dalam menyelesaikan peluang.

Hingga pekan ke-13, Persis Solo tercatat baru mencetak 9 gol, sementara gawang mereka sudah kebobolan 21 kali.

Angka ini sangat jauh jika dibandingkan dengan klub-klub pesaing di Liga 1, seperti Dewa United yang mencetak 22 gol, Arema FC dengan 21 gol, dan Persija Jakarta dengan 19 gol.

Dengan jarak yang cukup signifikan, Persis Solo berada dalam posisi yang tertinggal di papan klasemen.

Saat ini, Moussa Sidibe menjadi pencetak gol terbanyak bagi Persis Solo, dengan raihan 4 gol dan 3 assist.

Pemain yang berasal dari Mali ini menunjukkan ketajamannya meski tim secara keseluruhan mengalami kesulitan dalam mencetak gol.

Pelatih Persis Solo, Ong Kim Swee, tengah berusaha mengatasi masalah ini. Eks pelatih Timnas Malaysia ini mengakui bahwa masalah utama tim terletak pada penyelesaian akhir, terutama dari para pemain depan.

Baca Juga: PERSIS Solo Punya Tren Buruk ketika Lawan Persita Tangerang, Ini Dia Head to Head Sambernyawa dan Pendekar Cisadane

"Jika kita lihat, Sananta, khususnya, jumlah pertandingan yang dia jalani sedikit. Begitu juga dengan penampilannya di Timnas Indonesia, tidak terlalu banyak.

Namun, dia melakukan tugas-tugas yang penting. Untuk bisa mencetak gol, tentu dia harus terus bermain dan meningkatkan kualitas finishing-nya," ujar Ong Kim Swee, yang lebih akrab disapa OKS.

Menurut catatan dari Transfermarkt, Ramadhan Sananta baru bermain penuh selama 90 menit dalam tiga pertandingan, sementara dalam sisanya dia sering kali keluar di tengah laga atau masuk sebagai pemain pengganti.

Dalam 13 pertandingan, Sananta telah bermain selama 764 menit dan mencatatkan satu gol serta satu assist.

Begitu pula dengan Arkhan Kaka, penyerang muda berusia 17 tahun yang sudah tampil dalam lima pertandingan bersama Persis Solo.

Kaka baru mencetak satu gol, yang juga merupakan gol debutnya di Liga 1.

Sementara itu, Karim Rossi, yang bergabung pada musim 2024/2025, masih berusaha menunjukkan ketajamannya.

Meski telah bermain dalam 11 pertandingan, striker asal Swiss ini baru mencetak dua gol.

"Ini adalah kekurangan yang kami hadapi, tapi kami tetap berusaha untuk tetap positif dan terus bekerja keras memperbaikinya," tegas Ong Kim Swee, yang juga pernah menangani Sabah FC.

Pada akhirnya, meskipun tim tengah menghadapi kesulitan dalam mencetak gol, pelatih dan pemain Persis Solo harus fokus untuk meningkatkan kualitas permainan, terutama dalam penyelesaian akhir.

Masalah ini memang memerlukan waktu dan konsistensi, tetapi dengan sikap positif dan kerja keras, diharapkan tim bisa segera menemukan solusi dan kembali bersaing di Liga 1. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#liga 1 #ong kim swee #persis solo