Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Buntut Aksi Boikot Suporter, Akhirnya Manajemen Persis Solo Pecat Dua Pejabat Ini

Niko Auglandy • Rabu, 4 Desember 2024 | 22:19 WIB
Aksi boikor suporter Persis Solo di stadion Manahan SelaSA (3/12)
Aksi boikor suporter Persis Solo di stadion Manahan SelaSA (3/12)

SOLOBALAPAN.COM – Masalah internal yang melanda Persis Solo akhirnya memaksa manajemen mengambil langkah tegas.

Setelah aksi boikot dari para suporter yang menginginkan perombakan besar-besaran, manajemen Persis Solo mengumumkan bahwa dua petinggi klub, Chairul Basalamah (Manajer Tim) dan Arizal Perdana Putra (Direktur Bisnis), resmi dibebastugaskan dari jabatannya.

Boikot suporter yang berlangsung sejak laga kandang melawan Barito Putera pada Selasa malam (3/12/2024) di Stadion Manahan menjadi puncak ketegangan.

Dalam aksinya, ribuan suporter menuntut tiga nama—Chairul Basalamah, Arizal Perdana Putra, dan Yogie Nugraha (asisten pelatih sekaligus caretaker)—mundur dari manajemen.

Mereka juga menegaskan akan melanjutkan boikot hingga tuntutan terpenuhi.

Manajemen Persis Solo akhirnya merilis pernyataan resmi pada Rabu siang (4/12/2024), yang menyebutkan bahwa Chairul Basalamah dan Arizal Perdana Putra tidak lagi menjabat di tim.

“Persis Solo mengumumkan bahwa Chairul Basalamah dan Arizal Perdana Putra tidak lagi menempati posisi sebagai Manajer dan Direktur Bisnis Klub. Mereka juga dibebastugaskan dari segala peran dan fungsi di manajemen serta tim Persis Solo,” tulis pernyataan resmi klub yang diunggah di laman persissolo.id.

Manajemen juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi keduanya selama menjabat.

“Klub Persis Solo mengucapkan terima kasih dan mengharapkan yang terbaik untuk karier berikutnya dari Chairul Basalamah dan Arizal Perdana Putra,” lanjut pernyataan tersebut.

Tekanan Besar di Tengah Zona Degradasi

Hingga pekan ini, Persis Solo masih terjebak di zona degradasi Liga 1, dan hasil buruk di awal musim menambah tekanan berat. Harapan kini tertuju pada pelatih baru Ong Kim Swee, yang diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi tim menjelang putaran kedua kompetisi.

“Persis Solo akan melanjutkan perjuangan di Liga 1 bersama Ong Kim Swee sebagai Pelatih Kepala, dan kami terus berkoordinasi secara intensif untuk membangun tim yang lebih kompetitif,” jelas manajemen.

Manajemen juga menyebutkan bahwa proses evaluasi terus dilakukan, termasuk diskusi dengan para suporter untuk mendengarkan aspirasi mereka.

“Proses perbaikan sedang dilakukan dengan segera, dan masukan dari suporter akan menjadi bahan penting. Klub akan memberikan perkembangan lebih lanjut terkait langkah-langkah ini,” tutup pernyataan tersebut.

Dengan langkah ini, Persis Solo berharap mampu mengembalikan kepercayaan para pendukung dan memperbaiki performa mereka di sisa musim ini. (nik/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#zona degradasi #suporter #chairul basalamah #persis solo #boikot #barito putera