Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Suporter Persis Solo Serukan Aksi Boikot, Laga Sambernyawa Lawan Barito Putera Dipastikan Sepi Penonton?

Mannisa Elfira • Senin, 2 Desember 2024 | 23:16 WIB
Pemain Persis Solo menjalani latihan di Stadion Manahan.
Pemain Persis Solo menjalani latihan di Stadion Manahan.

SOLOBALAPAN.COM - Persis Solo akan melakoni laga melawan Barito Putera dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Manahan pada hari Selasa, 3 Desember 2024.

Namun, pertandingan pekan ke-12 ini diprediksi tidak akan seramai biasanya.

Hal ini disebabkan oleh rencana aksi yang akan dilakukan oleh suporter Laskar Sambernyawa.

Menurut informasi yang diterima Jawa Pos Radar Solo, para suporter dikabarkan akan memboikot pertandingan Persis Solo melawan Barito Putera.

Meskipun demikian, mereka tetap akan hadir di luar stadion untuk menunjukkan dukungan.

Aksi boikot ini merupakan langkah untuk mendesak para pemilik klub menyelesaikan masalah internal yang tengah terjadi di Persis Solo.

“Aksi boikot ini merupakan bagian dari serangkaian tindakan yang sudah dilakukan oleh banyak komunitas terkait keterpurukan Persis saat ini,” ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya.

Sumber tersebut menjelaskan bahwa sebelumnya sudah ada aksi simpatik, termasuk ekspresi kekecewaan dan kemarahan, yang dilakukan dengan cara menutup toko, mess, hingga kantor.

Kini, seluruh elemen suporter memutuskan untuk melanjutkan dengan aksi boikot sambil menyampaikan beberapa tuntutan.

"Kami menuntut agar Rizal (Direktur Bisnis Persis Solo Arizal Perdana Putra), Abud (Manajer Persis Solo Chairul Basalamah), dan Yogie (Pelatih Yogie Nugraha) mundur dari Persis.

Rizal dan Abud kami anggap telah merusak Persis dengan keputusan mereka yang menyebabkan hengkangnya beberapa pemain dan kedatangan pemain baru yang dianggap kurang berkualitas dibandingkan pemain yang ada sebelumnya," ujarnya.

Selain itu, suporter juga menyoroti kepergian pemain senior, serta seorang pemain dari Persis Youth yang mendapat label MVP.

Baca Juga: Pelatih Persis Solo Ong Kim Swee, Fokus Tingkatkan Kualitas Permainan Tim: Tidak Toleransi Pemain Indisipliner!

Meskipun sosok yang dimaksud tidak disebutkan secara langsung, kemungkinan besar pemain tersebut adalah Dika Kuswardani, pemain terbaik EPA Liga 1 U-20 2024.

Setelah membantu Persis U-20 meraih gelar juara, pemain asal Sukoharjo ini justru dilepas oleh Persis Solo dan kini bergabung dengan Borneo FC.

"Pemain tersebut seharusnya bisa berkembang dan bergabung dengan tim senior Persis, bukannya malah dijual ke klub lain dengan alasan bisnis semata," tambah sumber tersebut.

Terkait dengan permintaan agar Yogie Nugraha mundur, suporter menjelaskan bahwa hal ini berkaitan dengan kegagalan pelatih yang sebelumnya menjadi asisten di Bali United dalam meraih hasil maksimal saat menjadi pelatih sementara setelah pemecatan Milomir Seslija.

Dalam lima pertandingan di bawah kepemimpinan Yogie, Persis hanya mengumpulkan tujuh poin.

Melalui aksi ini, suporter juga ingin agar pemilik Persis Solo menunjukkan sikap.

"Kami juga menuntut agar pemilik klub, sebagai pihak yang memiliki otoritas tertinggi, turun tangan dan menemui suporter untuk menjelaskan kondisi sebenarnya yang tengah dihadapi tim, terutama di saat Persis berada dalam situasi yang begitu buruk ini," tegasnya. (nis/did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#suporter #sambernyawa #persis solo #boikot #barito putera