Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

PERSIS Solo Punya Performa Buruk di Liga 1 Musim Ini, Elemen Suporter Minta Manajemen Mundur dari Sambernyawa

Mannisa Elfira • Selasa, 5 November 2024 | 03:21 WIB
Moussa Sidibe pemain Persis Solo.
Moussa Sidibe pemain Persis Solo.

SOLOBALAPAN.COM - Performa Persis Solo di Liga 1 musim ini sungguh mengecewakan, dan membuat para pendukungnya merasa gelisah.

Dari sepuluh pertandingan yang telah dilalui, Persis hanya berhasil mengumpulkan poin dari dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Sisa pertandingan lainnya, Laskar Sambernyawa mengalami tujuh kekalahan yang menyakitkan.

Catatan buruk ini membuat para suporter merasa frustasi, terutama setelah kekalahan di kandang melawan PSS Sleman dengan skor 0-2 di Stadion Manahan pada Minggu pagi (3/11).

Beto, perwakilan Ultras 1923, mengakui bahwa meskipun suporter mungkin tidak memahami taktik atau teknik permainan secara mendalam, mereka tetap bisa merasakan perbedaan antara penampilan yang baik dan buruk.

"Kami juga memperhatikan banyaknya perubahan dalam komposisi tim yang dilakukan oleh Abud (Manajer Persis Solo, Chairul Basalamah) dan Rizal (Direktur Bisnis Persis Solo, Arizal Perdana Putra) pada awal musim.

Pergantian pemain tersebut kami anggap tidak memberikan dampak positif, malah terlihat lebih buruk dibandingkan dengan para pemain yang ada di musim sebelumnya. Ini dapat dilihat dari hasil yang diraih Persis sejauh ini," ungkap Beto.

Beto dengan tegas menyatakan bahwa pencapaian 7 poin dari 10 pertandingan yang dijalani jelas menjadi catatan memalukan di mata suporter.

Mereka yang terlibat dalam manajemen tim dinilai tidak layak mengenakan atribut Persis di dada mereka.

"Kami meminta Rizal, Yogie, dan Abud untuk mundur dari Persis," tegas Beto.

Sikap serupa juga ditunjukkan oleh elemen pendukung Persis Solo lainnya, yakni Surakartans, yang mendesak Chairul Basalamah alias Abud untuk mengundurkan diri dari posisinya sebagai manajer tim.

Permintaan ini disampaikan di depan mess Persis Solo pada malam hari setelah pertandingan, Minggu (3/11).

"Setelah laga berakhir, Surakartans langsung menempati mess dan meminta Abud untuk bertanggung jawab atas hasil buruk yang didapat Persis," jelas ADITH, perwakilan Surakartans.

"Ratusan suporter menunggu kedatangan pemain dan akhirnya bisa menyampaikan tuntutan langsung kepada Abud sebagai bagian dari manajemen. Mereka menuntut agar Abud dan timnya mundur sebagai bentuk tanggung jawab," tambahnya.

Tak hanya itu, Campus Bois 1923 juga ikut serta dalam aksi pasca kekalahan Persis Solo dari Laskar Sembada.

Para mahasiswa penggemar Persis Solo ini memasang beberapa banner bertuliskan "Buang Benalu pada Tempatnya 1x24 Jam" dan "Where Are You Boss? Love Persis, Hate Management." (nis/did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#liga 1 #sambernyawa #manajemen #persis solo