SOLOBALAPAN.COM - Persis Store ditutup secara paksa oleh para suporter Persis Solo setelah kekalahan mengecewakan tim dari PSS Sleman dengan skor 0-2 di Stadion Manahan pada malam Minggu (3/11).
Di pintu masuk Persis Store, para Ultras 1923 menempelkan poster bertuliskan, "Under construction. Ditutup cah-cah sementara sedang ada perbaikan sistem internal Persis Solo."
Penutupan toko ini mencerminkan kekecewaan yang mendalam dari para pendukung Persis Solo.
Mereka merasa wajar, karena tim kesayangan mereka, yang dipimpin oleh Rian Miziar dan rekan-rekan, kembali menderita kekalahan di tangan rivalnya.
Ini merupakan kekalahan ketujuh bagi tim yang menjadi kebanggaan warga Solo.
Setelah pertandingan, berbagai kritik pun meluncur. Tidak hanya pemain dan staf pelatih yang disorot, tetapi juga manajemen Persis Solo.
Beberapa nama disebut, termasuk Manajer Persis Solo, Chairul Basalamah, serta Direktur Bisnis, Arizal Perdana Putra.
Kekalahan ini cukup menyakitkan. Dengan tidak meraih poin, tim kebanggaan warga Solo kini terjebak dalam ancaman degradasi, turun dari posisi ke-15 menjadi peringkat ke-16.
Sementara itu, PSS Sleman berhasil keluar dari zona merah dan naik ke posisi ke-14.
Elemen suporter Campus Bois 1923 juga mengekspresikan ketidakpuasan mereka dengan memasang beberapa banner di jalan.
Dalam akun Instagram resmi mereka, terdapat dua banner yang menarik perhatian.
Yang pertama bertuliskan, "Buang benalu pada tempatnya 1x24 jam," dan yang kedua, "Where are you boss? Love Persis, hate management." (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo