SOLOBALAPAN.COM - Tidak hanya Luis Milla, Persis Solo juga memiliki peluang untuk merekrut Thomas Doll, mantan pelatih Persija Jakarta.
Doll dapat menggantikan posisi Milomir Seslija, yang baru saja dipecat dari Persis Solo.
Pemecatan Seslija terjadi setelah tim mengalami awal yang buruk di Liga 1, tepatnya setelah pekan keenam, di mana performa Ramadhan Sananta dan rekan-rekannya tidak memuaskan.
Sebagai langkah sementara, Persis Solo telah menunjuk Yogie Nugraha sebagai pelatih caretaker.
Thomas Doll bisa menjadi pilihan yang ideal bagi Persis Solo.
Pelatih asal Jerman ini memiliki pengalaman melatih tim-tim top di Eropa, seperti Borussia Dortmund, Hamburger SV, dan Hannover 96.
Doll juga sempat menangani Persija Jakarta di awal musim 2022/2023, di mana ia langsung memberikan dampak positif.
Selama masa kepemimpinannya di Persija, ia berhasil mendatangkan sejumlah pemain berkualitas internasional, termasuk Abdulla Yusuf Helal, Michael Krmencik, Hanno Behrens, dan Ondrej Kudela.
Pada musim pertamanya bersama Persija Jakarta, Thomas Doll berhasil membawa klub yang didukung The Jakmania itu meraih posisi runner-up Liga 1 2022/2023.
Namun, perjalanan Doll di Persija terbilang singkat karena performa tim yang tidak sesuai harapan.
Saat ini, hanya Ondrej Kudela yang masih bertahan di Persija setelah era kepemimpinan Doll.
Lantas, bagaimana dengan peluang Persis Solo untuk mengontrak Thomas Doll?
Saat ini, Thomas Doll statusnya masih tanpa klub, yang memberikan kesempatan bagi Persis Solo untuk merekrutnya secara gratis.
Jika Laskar Sembernyawa memutuskan untuk mendatangkan pelatih asal Jerman ini, Doll berpotensi untuk kembali membuat terobosan yang signifikan, mirip dengan yang dilakukannya di Persija Jakarta.
Doll juga bisa menarik pemain-pemain asing berkualitas dari Eropa ke Persis Solo, yang tentu saja dapat meningkatkan performa tim yang saat ini kurang konsisten di Liga 1 2024/2025.
Dengan adanya kuota delapan pemain asing di Liga 1 musim ini, peluang bagi Thomas Doll untuk mendatangkan beberapa nama besar dari Eropa semakin terbuka.
Sebelumnya, Persis Solo telah mengumumkan kedatangan Muhammad Hanafing untuk membantu tim selama masa transisi pelatih kepala pada Rabu malam (30/10/2024).
Manajemen klub menyatakan bahwa pelatih baru akan bergabung setelah pertandingan melawan PSS Sleman.
Chaerul Basalamah, Manajer Persis Solo, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mematuhi regulasi yang berlaku dalam kompetisi.
“Kami berusaha mengikuti regulasi kompetisi di Liga 1,” ujar Abud, sapaan akrabnya.
Ia juga menambahkan bahwa tim sedang mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambut pelatih kepala yang baru setelah laga melawan PSS Sleman. (did)