SOLOBALAPAN.COM - Chairul Basalamah, manajer Persis Solo, telah mengambil keputusan mengejutkan dengan mengundurkan diri dari jabatannya dalam tahap persiapan menuju Liga 1 2024/2025.
Langkah ini mengejutkan banyak pihak mengingat peran pentingnya dalam membantu Persis Solo meningkatkan prestasinya pada putaran kedua Liga 1 musim lalu.
Menurut Chairul, keputusan untuk mundur ini adalah hal yang biasa dalam dunia sepak bola.
Alasannya adalah ingin mengambil istirahat sementara dari dunia sepak bola untuk sementara waktu.
"Ini sebetulnya dinamika yang biasa terjadi di dunia sepak bola. Sebagai manajer, pemain, dan pelatih, pasti ada yang datang dan pergi. Tidak ada masalah sih. Ini adalah pilihan saya untuk berhenti dahulu," kata Chairul Basalamah, yang akrab disapa Abud.
Dia menjelaskan bahwa keputusan ini sudah dipertimbangkan secara matang. Chairul juga mengambil pendapat dari istrinya sebelum memutuskan untuk mundur dari jabatan manajer Persis Solo.
"Keputusan ini sudah saya pertimbangkan cukup lama. Tapi saya ingin memikirkannya dengan matang. Saya sudah memikirkan ulang bagaimana cara mengambil keputusan ini. Saya juga sudah berdiskusi dengan istri saya," ujarnya.
Abud memastikan bahwa keputusannya untuk mundur tidak disebabkan oleh masalah dengan pihak manapun.
Dia bahkan memberikan apresiasi yang besar kepada jajaran petinggi Persis Solo yang telah aktif terlibat dalam membantu Persis memperbaiki prestasinya musim lalu.
“Yang pasti, saya tidak ada masalah dengan Persis Solo. Saya malah sangat berterima kasih karena Persis telah menerima saya dengan baik. Saya merasa beruntung memiliki bos yang luar biasa dalam mendukung tim ini,” katanya.
“Bos tersebut sangat membantu kami, terutama ketika kami menghadapi situasi sulit. Bahkan, semua bos turun tangan untuk membantu."
"Tidak semua tim mendapatkan dukungan seperti ini. Mereka peduli dan memahami situasi yang kami hadapi. Itulah yang membuat Persis bisa bangkit dari posisi bawah,” tambahnya.
Selain itu, Abud juga telah aktif membantu proses transisi klub menuju musim depan sebelum mengundurkan diri.
Sebelumnya, Abud memastikan bahwa kontrak Milomir Seslija telah diperpanjang. Proses rekrutmen pemain baru dan perpanjangan kontrak pemain lama juga telah diselesaikan.
"Mereka semua sudah berdiskusi. Mereka juga memahami alasan saya untuk mundur. Saya sudah menegaskan bahwa saya akan membantu memfasilitasi transisi ini dengan baik. Saya tidak akan pergi begitu saja. Saya akan tetap membantu sampai pelatih Milo datang," katanya.
"Selain itu, kontrak-kontrak pemain juga sudah aman. Intinya, semuanya berjalan lancar. Saya bisa datang dan pergi, begitu juga dengan pelatih. Namun, yang penting adalah semua proses, termasuk rekrutmen pemain baru, berjalan dengan baik," tambahnya.
Sementara itu, Bryan Barcelona, Media Officer Persis Solo, mengungkapkan kejutannya atas langkah mendadak yang diambil oleh Abud.
Meskipun demikian, Persis Solo tetap mengapresiasi kinerja Abud yang berhasil menyatukan seluruh elemen tim selama musim lalu.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Mas Abud karena telah mengawal 12 pertandingan terakhir musim lalu. Meraih posisi dari peringkat 15 menjadi 7 bukanlah hal yang mudah. Peran Mas Abud dalam menyatukan semua elemen, termasuk pemain dan pelatih, sangat berarti,” ujar Bryan.
“Kami sempat melakukan penyesuaian terhadap rencana-rencana kami untuk musim depan. Kehilangan mitra dengan visi yang sama bukanlah hal yang mudah. Tapi, ini adalah dinamika dalam sepak bola. Kami menghormati keputusan yang diambil oleh Mas Abud,” pungkasnya. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo