Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Regulasi Wajib Menurunkan Satu Pemain U-23 WNI dalam Starting XI Selama 45 Menit Dihapus, Begini Respons Pelatih Persis Solo

Mannisa Elfira • Rabu, 6 Maret 2024 | 00:54 WIB
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija (BORNEOFC.ID)
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija (BORNEOFC.ID)

SOLOBALAPAN.COM - Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menanggapi tentang penghapusan regulasi pemain U-23.

Seperti diketahui, mulai matchday ke-27 hingga championship series, regulasi kewajiban menurunkan minimal satu pemain U-23 Warga Negara Indonesia (WNI) dalam starting XI minimal 45 menit resmi dihapus oleh PT. Liga Indonesia Baru.

Buktinya terlihat saat Persis Solo menjamu PSM Makassar di Stadion Manahan, Senin (4/3) malam.

Juru taktik asal Bosnia-Herzegovina tersebut langsung memasang tiga pemain muda sekaligus sebagai starter.

Mereka adalah Ramadhan Sananta (22 tahun), Arkhan Kaka (17 tahun), dan Althaf Indie (21 tahun).

Milomir Seslija pun menjelaskan bahwa pihaknya tidak peduli dengan regulasi tersebut.

"Bisa saja (kami tetap memainkan pemain U-23). Jika saya beri waktu main, mereka akan main," jelas Milomir Seslija seperti dikutip dari Radar Solo.

"Kami tidak terlalu peduli dengan regulasi itu. Jika saya butuhkan mereka juga akan main. Hari ini (4/3) kalian lihat ada tiga pemain (muda)," bebernya.

Terkait laga melawan Barito Putera di Stadion Manahan pada Sabtu (9/3), pria yang kerap disapa Milo itu mengatakan pihaknya akan melihat situasi permainan lawannya.

"Tergantung bagaimana Barito akan main nantinya. Setiap pertandingan kami bermain dengan berbeda," jelas Milo.

"Kami tidak selalu memulai dengan komposisi pemain yang sama."

"Jika kami melakukannya, semua tim akan membaca kami. Hari ini kami ingin bermain seperti ini dan semuanya berhasil," paparnya.

Sebelumnya, Manajer Persis Solo Chairul Basalamah juga sempat berkomentar.

Bicara soal terbantu, sang manajer memang mengiyakannya.

Pasalnya, penghapusan regulasi ini akan memudahkan pelatih untuk memilih pemain.

Namun, Persis Solo tidak mungkin melihatnya hanya sepotong-sepotong, melainkan kebutuhan tim.

"Di kami, pemain U-23 pemain yang dibutuhkan. Kalau kami stick melihat sesuai kebutuhan," lanjut pria yang kerap disapa Abud itu.

"Kalau kebutuhannya masih pakai kemudian tidak agenda di FIFA matchday, tentunya kami masih keberatan untuk melepaskan pemain kami."

"Tapi kalau memang masih available dan kami masih bisa memberikan kontribusi buat negara pasti kami dengan senang hati melepas," jelasnya.

Lebih lanjut, Abud mengatakan Persis Solo masih menunggu, melihat, dan menimbang.

Mengingat surat resmi juga belum diturunkan, masih belum diketahui apakah ada pemain Laskar Sambernyawa yang dipanggil atau tidak.

"Kalau saya sampai hari ini, kami masih wait and see tujuannya memang melihat kalau sudah benar-benar ada surat yang masuk ke kami, lalu kami melihat sesuai kebutuhan tim," tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan penyataan resmi, kebijakan pemain U-23 pada lanjutan Liga 1 2023/24, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi telah bersurat secara resmi kepada PSSI pada 15 Februari 2024 lalu.

Pada surat yang bernomor 236/LIB-COR/II/2024 itu mengajukan relaksasi implementasi penggunaan pemain U-23 pada kompetisi Liga 1 2023/24.
 
Dalam surat tersebut, prinsipnya, LIB yang sebelumnya telah berkomunikasi dengan semua klub Liga 1 2023/24.

Mereka memohon untuk dilakukan amandemen pada pasal 22 ayat (3) regulasi kompetisi Liga 1 2023/24 terkait kewajiban memainkan minimal 1 (satu) orang pemain U-23 Warga Negara Indonesia (WNI) dalam starting XI.
 

Permohonan amandemen di atas sebagai bentuk dukungan klub-klub Liga 1 2023/24 terhadap Tim Nasional U23 yang akan berlaga di Piala Asia U23 2024 pada bulan April 2024.
 
PSSI merespon cepat permohonan tersebut. Lewat surat yang diterbitkan PSSI pada 26 Februari 2024 dan bernomor 824/UDN/536/II-2024, menyebutkan bahwa permohonan untuk dilakukan amandemen regulasi kompetisi pasal 22 ayat 3 telah disetujui.
 
“Dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut : 1. PSSI menyetujui untuk dilakukannya amandemen pada regulasi kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 pasal 22 ayat (3)," bunyi surat tersebut.

"2. Implementasi ini berlaku mulai dari week 27 BRI Liga 1 2023/2024 tanggal 1 Maret 2024 hingga berakhirnya kompetisi BRI Liga 1 2023/24," bunyi poin kedua surat tersebut.

Menindaklanjuti surat PSSI tersebut, pada Rabu (28/2), LIB juga telah menginformasikannya secara langsung kepada semua klub Liga 1 2023/2024 lewat surat yang bernomor 265/LIB-COR/II/2024. 

“Sehubungan dengan rujukan tersebut di atas, bersama ini kami sampaikan amandemen Pasal 22 ayat (3) terkait kewajiban memainkan minimal 1 (satu) orang pemain U-23 Warga Negara Indonesia (WNI) dalam starting XI minimal 45 menit," bunyi surat LIB.

"Oleh karena itu pasal tersebut menjadi tidak berlaku atau dihapuskan,” terang surat yang telah ditandatangani oleh Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus. (nis/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#milomir seslija #dihapus #persis #pemain u-23 #regulasi #solo