SOLOBALAPAN.COM – Pemain Persis Solo memberikan komentarnya tentang cara Milomir Seslija dalam melatih.
Pada waktu-waktu ini, Milomir Seslija sedang mendampingi para pemain Persis Solo berlatih dalam program training camp (TC) di Yogyakarta.
ara penggawa Laskar Sambernyawa -julukan Persis Solo- tampak terengah-engah saat menjalani training camp (TC) di Jogjakarta.
Dengan intensitas program latihan cukup tinggi yang diberikan head coach anyar mereka, para pemain Persis Solo pun terlihat terengah-engah.
Bahkan sejumlah pemain menggambarkan gestur tak kuat.
Kendati demikian, para pemain Persis tetap menjalankan instruksi Milo -sapaaan akrab Milomir Seslija- dengan senyuman.
"Bisa, bisa," teriak Jaimerson Xavier yang terekam dalam tayangan video di Youtube Persis Solo saat TC hari pertama di Jogjakarta, beberapa hari lalu.
"Nom neh, dadi nom neh bro (Muda lagi, balik jadi muda lagi bro)," sahut kapten Persis Eky Taufik menjawabnya sambil tersenyum.
Sejak kedatangan Milo, atmosfer di lapangan latihan Persis Solo memang berbeda.
Juru taktik asal Bosnia-Herzegovina tersebut membawa gairah kebangkitan untuk tim.
Bek Persis Solo lainnya Rian Miziar mengiyakan bahwa tensi latihan dari hari pertama hingga hari ini terus naik.
Kendati demikian, menurutnya ini situasi yang bagus.
"Di bawah kepemimpinan pelatih baru ada perubahan lah cara latihan, cuma gak masalah," kata Rian.
"Kami pikir ini bagus karena kami akan menghadapi pendakian (target naikkan peringkat klasemen)."
"Jadi kalau tidak siap dari sekarang akan susah ke depannya," ujarnya.
Rian menambahkan dia dan rekan-rekannya tetap senang menjalani latihan meski tensinya keras.
"Coach Milo menyampaikannya dengan sesuatu yang enak ,walaupun latihannya keras tapi kami jalaninya dengan senang," sambungnya.
Di sisi lain, kedatangan Milo sejatinya tak disangka oleh beberapa pemain.
Sebelumnya, Manajer Persis Solo Chairul Basalamah mengatakan para pemain sempat kaget bahwa pengganti Leonardo Medina yang diistirahatkan adalah Coach Milo.
Pemain baru dapat bocoran H-2 pengumuman Milo diresmikan sebagai pelatih kepala tim.
"Karena kami sampai detik-detik terakhir itu memang pemilihan pelatih cukup tight (ketat) banget. Kami berusaha yang terbaik," ujarnya.
Bukan tanpa alasan, para pemain memang harus kerja lebih keras di lapangan.
Mengingat posisi Persis di klasemen Liga 1 kini tak aman dan tak membuat nyaman pendukung fanatiknya.
Dari 18 kontestan, Persis masih berkutat di posisi ke-15.
Raihannya 25 poin dengan enam kali menang, tujuh kali seri, dan sembilan kali kalah.
Hadirnya Milo diharapkan bisa mengubah situasi rentetan hasil minor yang diderita Persis di laga-laga sebelumnya. (nis/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro