SOLOBALAPAN.COM – Campus Bois 1923 sebagai salah satu bagian dari kelompok Surakartans yang mendukung Persis Solo menggelar pameran dan diskusi untuk merayakan hari jadi Laskar Sambernyawa yang ke-100.
Pameran tersebut digelar di Ndalem Djojokoesoeman, 2-3 Desember, dalam event bertajuk: Kota, Muda, Sambernyawa.
Dalam pameran tersebut, ada foto lawas skuad Persis Solo dari masa ke masa, arsip lawas, zine, dan jersey matchworn pemain Persis Solo.
Jersey yang terpajang cukup mencuri perhatian adalah milik Diego Mendieta, bernomor punggung 33.
Dia adalah striker asing Persis Solo versi LI 2011/2012. Selain itu ada juga jersey bernomor punggung 17, milik striker Persis musim 2011-2015 Feryanto.
Kebetulan kedua nomor ini, yakni 33 dan 17 sudah dipensiunkan, setelah dua pemain tersebut tutup usia beberapa tahun lalu.
Selain itu dalam pameran ini juga dipajang buku soal sejarah Persis Solo, foto mural suporter yang merayakan 1 abad HUT Persis Solo, hingga koran Jawa Pos Radar Solo edisi khusus Persis Solo sebanyak 35 edisi terbitan 2017 yang juga ikut dipamerkan.
Dalam acara ini Campus Bois 1923 juga menggelar diskusi, dengan narasumber manajemen Persis Solo dan elemen suporter. Pembahasannya persoalan perkembangan Persis Solo yang saat ini terjun di ajang Liga 1 2023/2024.
"Acara ini memang kolektif dari anak-anak Campus Bois 1923 yang ingin merayakan Persis Solo ke 100 tahun."
"Cara yang kami ekspresikan seperti ini, yakni dengan gelar pameran beberapa hal berbau Persis, dan diskusi yang hadirkan manajemen dan perwakilan suporter," kata perwakilan Campus Bois 1923 Ivan Bogdanov. (nik/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro