Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Adu Irit Vario Evo 160 vs Aerox 155, Motor Skutik Mana yang Lebih Hemat?

Laila Zakiya • Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23 WIB
Honda Vario EVO 160 Vs Yamaha Aerox 155. (Yamaha Arista - AHM)
Honda Vario EVO 160 Vs Yamaha Aerox 155. (Yamaha Arista - AHM)

 

SOLOBALAPAN.COM - Honda kembali memperbarui lini skutik sportinya lewat New Honda Vario Evo 160. Selain membawa desain baru dan peningkatan performa, satu klaim yang paling menarik perhatian adalah soal efisiensi bahan bakar.

PT Astra Honda Motor (AHM) mengklaim Vario Evo 160 mampu mencatat konsumsi BBM hingga 46,7 km/liter dengan fitur Idling Stop System (ISS) aktif berdasarkan metode pengujian WMTC Euro 3.

Angka tersebut terdengar impresif untuk motor 160 cc. Namun pertanyaannya, apakah Vario Evo 160 benar-benar jadi skutik paling irit di kelasnya?

Untuk menjawabnya, Vario Evo 160 perlu dibandingkan dengan rival terdekat yang paling sering menjadi bahan perdebatan: Yamaha Aerox 155.

Baca Juga: BOYNEXTDOOR Panaskan Stadion Jamsil, Tampil Meriah dengan Sorakan “VIRAL”

Klaim Konsumsi BBM Vario Evo 160

New Honda Vario Evo 160 masih mengandalkan mesin 160 cc, 4 katup eSP+ dan pendingin cairan.

Outputnya:

Mesin ini kini mendapat racikan baru yang membuat tenaga menengah lebih responsif. Menariknya, performa meningkat tetapi konsumsi BBM tetap dijaga efisien.

Honda mengklaim motor ini mengonsumsi BBM sebanyak 46,7 km/liter.

Dengan kapasitas tangki 5,5 liter, maka estimasi jarak tempuh sekali isi penuh adalah:

46,7 × 5,5 = 256,85 km

Artinya, dalam kondisi ideal Vario Evo 160 bisa menempuh hampir 257 km.

Yamaha Aerox 155, Rival yang Tak Bisa Diremehkan

Di sisi lain, Yamaha Aerox 155 dikenal sebagai skutik sport yang punya karakter agresif.

Mesinnya menggunakan 155 cc VVA dan pendingin cairan.

Pada sejumlah pengujian dan laporan media otomotif, konsumsi BBM Aerox 155 berada di kisaran 45–50 km/liter.

Secara teori, angka tertinggi Aerox bahkan sedikit mengungguli Vario.

Dengan tangki 5,5 liter, estimasinya:

Di atas kertas, Aerox terlihat sangat kompetitif.

Baca Juga: ENHYPEN Gaungkan Pentingnya Donor Darah Lewat Kolaborasi Global Bersama WHO

Klaim Pabrikan vs Tes Dunia Nyata

Di sinilah pembuktian sebenarnya dimulai.

Angka pabrikan sering diperoleh lewat kondisi ideal, seperti jalan relatif lancar, gaya berkendara halus, hingga beban stabil.

Sementara mayoritas pengguna menghadapi kondisi jalan yang macet, stop and go, maupun bukaan gas agresif.

Honda Vario 160 Real Test

Metode full-to-full menunjukkan:

Hasil:
46,3 km/liter

Angka ini sangat dekat dengan klaim pabrikan.

Selisihnya hanya 0,4 km/l dari klaim 46,7 km/l.

Ini menunjukkan efisiensi Vario sangat konsisten.

Baca Juga: “Typee” Karya Herman Melville Ungkap Kritik Kolonialisme dan Kehidupan di Kepulauan Polinesia

Yamaha Aerox 155 Real Test

Metode sama menghasilkan:

Hasil:
42,3 km/liter

Angka ini lebih rendah dibanding klaim idealnya.

Siapa Paling Irit?

Mari bandingkan.

Berdasarkan Klaim Ideal

Hasil:
Aerox bisa unggul tipis

Berdasarkan Tes Harian Realistis

Hasil:
Vario unggul sekitar 4 km/l

Selisih 4 km/l mungkin terlihat kecil, tetapi dalam pemakaian jangka panjang dampaknya cukup besar.

Baca Juga: Sinopsis The Mint Karya T. E. Lawrence, Catatan Rahasia yang Dilarang

Misalnya penggunaan 12.000 km per tahun:

Vario
12.000 ÷ 46,3 = 259 liter

Aerox
12.000 ÷ 42,3 = 284 liter

Selisih:
25 liter bensin per tahun

Jika Pertalite berada di kisaran Rp10.000/liter, maka penghematan bisa mencapai sekitar:

Rp250 ribu per tahun

Kenapa Vario Lebih Konsisten?

Ada beberapa faktor yang membuat Vario unggul pada efisiensi nyata.

1. Karakter Mesin Lebih Halus

Mesin eSP+ Honda terkenal linear dan halus pada putaran bawah hingga menengah.

2. Mapping CVT Lebih Santai

Akselerasi tetap responsif tanpa memaksa putaran mesin tinggi terlalu lama.

3. Karakter Riding Lebih Efisien

Aerox punya DNA sporty yang cenderung menggoda pengendara membuka gas lebih agresif.

Inilah yang sering membuat konsumsi BBM Aerox di dunia nyata turun.

Baca Juga: Harga Vario Evo 160 Sudah Tembus Rp31 Juta, Mending Beli Vario atau Matik Bongsor Sekalian?

Siapa Juara BBM?

Jika melihat angka klaim pabrikan, Vario Evo 160 dan Aerox 155 sebenarnya sangat berdekatan.

Namun ketika diuji dalam skenario harian yang realistis, hasilnya cukup jelas.

Honda Vario Evo 160 tampil sebagai motor yang lebih konsisten dalam efisiensi BBM.

Jadi, jika prioritas Anda adalah nmotor 160 cc bertenaga, tetap sporty, tapi irit untuk harian, maka Honda Vario Evo 160 layak disebut sebagai juara konsumsi BBM di kelasnya. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#Honda Vario 160 #konsumsi BBM #spesifikasi #Yamaha Aerox 155