SOLOBALAPAN.COM - Persaingan skutik premium 160 cc semakin panas setelah PT Astra Honda Motor (AHM) resmi meluncurkan New Honda Vario Evo 160 pada 24 Juni 2026.
Kehadirannya langsung memancing perbandingan dengan saudara kandungnya sendiri, Honda PCX 160, yang selama ini dikenal sebagai skutik premium dengan kenyamanan kelas atas.
Sekilas, Honda PCX 160 memang tampak lebih mewah. Desain bongsor, fitur premium, hingga kapasitas tangki besar membuat motor ini menjadi pilihan banyak konsumen yang mengutamakan kenyamanan.
Namun jika berbicara soal penggunaan harian di perkotaan, ada sektor penting yang justru membuat Honda Vario Evo 160 lebih unggul mutlak.
1. Power-to-Weight Ratio: Vario Evo 160 Jauh Lebih Gesit
Sektor pertama yang membuat Vario Evo 160 unggul adalah rasio tenaga terhadap bobot (power-to-weight ratio).
Honda Vario Evo 160 menghasilkan tenaga maksimum 11,3 kW (15,1 hp) dan torsi 14 Nm, dengan bobot hanya 116–118 kg.
Sementara Honda PCX 160 memang punya tenaga sedikit lebih besar, yakni 11,8 kW (16 PS) dan torsi 14,7 Nm, tetapi bobotnya mencapai 132–133 kg.
Artinya, meski PCX punya output lebih tinggi di atas kertas, bobot yang jauh lebih berat membuat performa aktualnya tidak seagresif Vario saat stop-and-go di jalanan kota.
Dengan selisih bobot sekitar 14–17 kg, Vario terasa jauh lebih responsif saat menyalip kendaraan, membuka gas dari posisi diam, dan bermanuver di kemacetan.
Inilah alasan mengapa banyak pengguna harian akan merasakan Vario lebih “galak” dibanding PCX.
2. Handling Perkotaan: Vario Menang Telak
Bagi pengendara yang setiap hari menghadapi kemacetan, handling menjadi faktor penting.
Honda Vario Evo 160 memiliki dimensi:
-
Panjang: 1.929 mm
-
Lebar: 686–696 mm
-
Wheelbase: 1.277 mm
Sedangkan PCX 160 punya dimensi lebih besar:
-
Panjang: 1.936 mm
-
Lebar: 742 mm
-
Wheelbase: 1.313 mm
Secara sederhana, PCX lebih besar dan lebih panjang.
Keuntungannya memang stabil saat cruising. Namun di lalu lintas padat, bodi besar justru membuat motor terasa kurang lincah.
Sebaliknya, Vario Evo 160 menawarkan:
-
body lebih ramping,
-
radius manuver lebih kecil,
-
handling lebih ringan.
Pada sektor kelincahan urban, PCX sulit menandingi Vario.
Baca Juga: Mantan Rekan Grup Bongkar Keseharian Sarwendah Sebelum Terkenal dan Alasan Didepak dari Cherrybelle
3. Harga: Selisih Rp6–10 Juta Sangat Sulit Diabaikan
Inilah sektor yang paling brutal.
Harga Honda Vario Evo 160:
-
CBS: Rp28,525 juta
-
CBS Nitro: Rp28,775 juta
-
ABS: Rp31,406 juta
Harga Honda PCX 160:
-
CBS: Rp34,750 juta
-
ABS: Rp38,351 juta
-
RoadSync: Rp41,351 juta
Selisih termurah mencapai lebih dari Rp6 juta.
Bahkan jika membandingkan varian tertinggi:
-
Vario Evo 160 ABS: Rp31,4 juta
-
PCX RoadSync: Rp41,3 juta
Selisihnya hampir Rp10 juta.
Padahal, untuk mayoritas pengguna harian, fitur inti seperti:
-
keyless,
-
lampu full LED,
-
panel digital,
-
USB charger,
-
mesin 160 cc eSP+
sudah tersedia di Vario.
Dengan kata lain, Vario menawarkan value jauh lebih tinggi per rupiah.
4. Torsi Tengah Lebih Responsif
Honda memberi revisi penting pada Vario Evo 160 lewat kalibrasi ECU dan timing pengapian baru.
Hasilnya, torsi puncak kini mencapai 14 Nm pada 6.500 rpm.
Ini penting karena tenaga di putaran menengah adalah area yang paling sering dipakai untuk berkendara harian.
Efeknya tarikan awal lebih spontan, akselerasi menengah lebih padat, hingga motor terasa enteng saat diajak sprint.
AHM bahkan mengklaim akselerasi 0–200 meter hanya 11,9 detik dengan top speed 109 km/jam.
Untuk rider yang suka sensasi sporty, Vario jelas lebih menarik.
Apakah PCX 160 Masih Lebih Baik?
Tentu ada sektor di mana PCX tetap unggul.
PCX 160 masih lebih baik untuk:
-
touring jarak jauh,
-
kenyamanan boncengan,
-
kapasitas tangki lebih besar (8,1 liter),
-
bagasi lebih lega,
-
aura premium.
Namun jika pertanyaannya adalah:
Motor mana yang lebih worth it untuk harian, lincah, kencang, dan ekonomis?
Honda PCX 160 memang premium dan mewah.
Namun pada sektor yang paling menentukan untuk mayoritas pengguna Indonesia—yakni kelincahan, bobot ringan, respons mesin, dan value for money—Honda Vario Evo 160 unggul mutlak.
Itulah alasan mengapa Vario Evo 160 berpotensi menjadi ancaman serius, bukan hanya bagi rival merek lain, tetapi juga bagi PCX 160 di keluarga Honda sendiri. (lz)
Editor : Laila Zakiya