Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Prabowo Protes Maung MV3 Garuda Limousine Atapnya Bocor, Pindad Jawab Begini

Laila Zakiya • Kamis, 18 Juni 2026 | 08:21 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat menyapa warga di atas MV3 Garuda Limousine usai dilantik di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (20/10/2024).
Presiden Prabowo Subianto saat menyapa warga di atas MV3 Garuda Limousine usai dilantik di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (20/10/2024).

 

SOLOBALAPAN.COM — Kendaraan dinas kepresidenan terbaru hasil rakitan anak bangsa tengah menjadi sorotan hangat.

Langkah berani Presiden Prabowo Subianto menggunakan Maung MV3 Garuda Limousine sebagai mobil kepresidenan memicu ruang diskusi baru setelah sang kepala negara menyampaikan keluhan teknis mengenai kenyamanan mobil tersebut.

Menanggapi kritik langsung terkait rembesan air dan masalah mekanis pada unit taktis itu, badan usaha milik negara yang memproduksi kendaraan tersebut segera memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan duduk perkara.

Baca Juga: Kronologi Selebgram Nabila Zirus Viral, Istri Sah Kesal Suaminya Dipameri Foto Seksi Sang Selebgram, Begini Modusnya

Kronologi Keluhan Presiden di Forum Nasional

Kritik mengenai performa kendaraan taktis mewah tersebut pertama kali diungkapkan oleh kepala negara saat menghadiri agenda organisasi pengusaha di daerah.

Diketahui, keluhan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI XVIII di Bandar Lampung, (10/6/26).

Dalam forum tersebut, presiden menyoroti adanya masalah getaran serta rembesan air pada bagian atas kendaraan saat digunakan dalam mobilitas kenegaraan.

Menanggapi umpan balik tersebut, pihak produsen menyampaikan terima kasih dan memandang kritik itu sebagai bahan evaluasi yang konstruktif.

"PT Pindad menyampaikan apresiasi dan rasa hormat yang tinggi atas kepercayaan Bapak Presiden Prabowo dalam pengembangan dan penggunaan kendaraan MV3 Garuda Limousine sebagai kendaraan kepresidenan," tulis pernyataan resmi Pindad di akun Instagram resminya, (12/6/26).

Pihak manajemen juga menegaskan komitmen seluruh elemen perusahaan dalam mengemban tugas negara ini.

"Kepercayaan tersebut merupakan kebanggaan sekaligus amanah besar bagi seluruh pegawai PT Pindad untuk terus menghadirkan produk yang berkualitas dalam memenuhi kebutuhan pengguna," sambung keterangan tersebut.

Baca Juga: Absen di Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner, Syifa Hadju Beberkan Alasannya

Alasan Teknis di Balik Masalah Kebocoran Atap

Mengenai kendala rembesan air yang dikeluhkan oleh kepala negara, pihak produsen memaparkan bahwa gangguan tersebut muncul pada periode-periode awal pengoperasian unit di jalan raya.

"Terkait dengan kebocoran pada Garuda Limousine, PT Pindad menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi pada masa awal penggunaan kendaraan MV3 Garuda Limousine,” kata Pindad.

Berdasarkan laporan evaluasi internal, tim mekanik langsung diterjunkan untuk mengatasi masalah tersebut agar tidak mengganggu agenda kenegaraan yang padat.

Setelah menerima masukan dan evaluasi, tim teknis Pindad, dikatakan segera melakukan pemeriksaan dan perbaikan menyeluruh yang dilakukan dengan tepat dan cepat sehingga kendaraan dapat kembali beroperasi secara optimal sesuai standar yang ditetapkan.

Baca Juga: Bedah Buku 'The Road to Wigan Pier' Karya George Orwell: Potret Kelam Kemiskinan Industri Inggris

Modifikasi Dadakan Tiga Hari Menjelang Pelantikan

Lebih lanjut, pihak perusahaan membeberkan fakta bahwa cetak biru asli dari kendaraan ini sebenarnya dirancang tertutup rapat demi keamanan tingkat tinggi.

Perusahaan juga menjelaskan sejak awal MV3 Garuda Limousine dikembangkan sebagai kendaraan dengan konfigurasi lapis baja penuh atau full armour dan tidak dilengkapi fitur sunroof.

Namun, spesifikasi tersebut harus dirombak secara mendadak demi memfasilitasi kebutuhan protokoler presiden agar bisa berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat.

"Asal informasi, MV3 Garuda Limousine dikembangkan sebagai kendaraan dengan konfigurasi full armour tanpa fitur sunroof," terang Pindad.

Kebutuhan modifikasi yang sangat mepet dengan hari pelantikan disinyalir menjadi faktor teknis di balik munculnya celah getaran dan kebocoran tersebut.

"Namun tiga hari menjelang pelantikan Presiden, terdapat kebutuhan untuk menambahkannya agar Presiden RI dapat menyapa masyarakat secara langsung dalam berbagai kegiatan kenegaraan," lanjut Pindad.

Pihak produsen memastikan bahwa setiap masukan dari pengguna utama akan menjadi modal berharga bagi pengembangan teknologi pertahanan ke depan.

"Berbagai feedback yang diberikan oleh Bapak Presiden dan pengguna menjadi masukan yang sangat berharga bagi perusahaan untuk terus melakukan penyempurnaan dan inovasi pada produk-produk yang dikembangkan di masa mendatang,".

"PT Pindad berkomitmen untuk terus menghadirkan karya terbaik bagi bangsa dan negara serta mendukung kebutuhan strategis nasional melalui inovasi dan pengembangan teknologi yang berkelanjutan. Semangat continuous improvement merupakan bagian dari budaya kerja perusahaan dalam mewujudkan kemandirian industri nasional." tandas pernyataan resmi tersebut. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#Maung MV3 #PT Pindad #prabowo subianto