SOLOBALAPAN.COM - Kehadiran Geely Galaxy M7 langsung mengguncang pasar otomotif global. SUV plug-in hybrid ini resmi meluncur pada 28 April 2026 di China dan sukses mencatat lebih dari 10.000 pesanan hanya dalam waktu 12 jam pertama.
Angka tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pasar semakin antusias terhadap kendaraan elektrifikasi yang menawarkan efisiensi tanpa mengorbankan fleksibilitas penggunaan harian.
Harga Geely Galaxy M7: Lebih Murah dari Perkiraan
Salah satu faktor utama yang membuat mobil ini langsung diserbu konsumen adalah strategi harga yang agresif.
Saat peluncuran, Geely memberikan harga terbatas mulai dari 109.800 yuan atau sekitar Rp278 jutaan.
Menariknya, harga ini jauh lebih rendah dibanding estimasi awal saat pra-penjualan yang sempat berada di kisaran 146.000 yuan. Penyesuaian ini membuat selisih harga turun signifikan, sehingga semakin menarik bagi calon pembeli.
Untuk pilihan variannya, Geely Galaxy M7 tersedia dalam empat tipe dengan rincian sebagai berikut:
* Harga resmi: 119.800 – 147.800 yuan
* Harga peluncuran terbatas: 109.800 – 137.800 yuan
Langkah ini membuat M7 menjadi salah satu SUV hybrid paling kompetitif di kelasnya.
Baca Juga: Plafon SDN Ngasinan IV Ambrol, Disdikbud Sukoharjo Lakukan Perbaikan Darurat
Dimensi dan Platform Modern
Secara ukuran, Geely Galaxy M7 tergolong SUV kompak dengan dimensi yang cukup besar di kelasnya:
* Panjang: 4.770 mm
* Lebar: 1.905 mm
* Tinggi: 1.685 mm
* Wheelbase: 2.785 mm
Mobil ini dibangun menggunakan platform GEA Evo, arsitektur terbaru Geely yang diperkenalkan pada 2025 dan digunakan untuk berbagai segmen kendaraan dari kelas B hingga D.
Performa Hybrid yang Efisien
Di sektor dapur pacu, Geely Galaxy M7 mengusung sistem hybrid Thor EM berkapasitas 1.5 liter yang dikombinasikan dengan motor listrik bertenaga 175 kW dan torsi 262 Nm.
Mesin bensinnya memiliki efisiensi termal mencapai 47,26%, yang tergolong sangat tinggi untuk kendaraan produksi massal.
Untuk penyimpanan energi, mobil ini menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 29,8 kWh.
Hasilnya:
* Jarak tempuh listrik murni: hingga 225 km (CLTC)
* Jarak tempuh gabungan: hingga 1.730 km
Pengisian daya juga tergolong cepat, dari 30% ke 80% hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit.
Baca Juga: Perawat RSCM Korban Laka KRL Dimakamkan di Boyolali, Suasana Haru Selimuti Rumah Duka
Interior Canggih Berbasis AI
Masuk ke dalam kabin, Geely Galaxy M7 menawarkan pengalaman digital modern. Bagian dashboard didominasi layar 15,4 inci resolusi 2.5K yang menjalankan sistem Flyme Auto 2.
Sistem ini ditenagai chip 7 nm dan mendukung berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan, termasuk kontrol suara dan integrasi sistem kendaraan yang lebih intuitif.
Untuk fitur keselamatan dan bantuan berkendara, tersedia sistem G-Pilot H3 yang mampu mendukung:
* Navigasi di jalan tol dan jalan layang
* Perpindahan jalur otomatis
* Manajemen jalur masuk dan keluar
Selain itu, sistem parkirnya diklaim mampu mengenali lebih dari 300 skenario parkir berbeda, menjadikannya salah satu yang paling canggih di kelasnya.
Baca Juga: Pola Lantai Sebagai Bentuk Penguasaan Panggung dalam Sajian Tari
Kenapa Langsung Laris?
Kesuksesan Geely Galaxy M7 bukan tanpa alasan. Kombinasi harga kompetitif, teknologi canggih, serta efisiensi tinggi menjadi daya tarik utama.
Di tengah tren kendaraan ramah lingkungan, model ini hadir sebagai solusi transisi ideal bagi konsumen yang belum sepenuhnya beralih ke mobil listrik murni.
Dengan performa yang menjanjikan dan harga yang relatif terjangkau, Geely Galaxy M7 berpotensi menjadi game changer di segmen SUV hybrid global. (lz)
Editor : Laila Zakiya