SOLOBALAPAN.COM - Jagat otomotif Tanah Air dibuat terkejut dengan langkah senyap Honda.
Tanpa seremoni besar, pabrikan asal Jepang itu resmi menghadirkan kembali Honda Prelude ke Indonesia.
Sedan sport legendaris yang pernah berjaya di era 80–90-an tersebut langsung menyedot perhatian, meski harganya nyaris menyentuh Rp1 miliar.
Tak butuh waktu lama, seluruh unit yang masuk ke Indonesia langsung habis dipesan.
Total 140 unit Honda Prelude dikabarkan ludes terjual, menjadikannya salah satu mobil premium paling fenomenal sepanjang 2026.
Debut Diam-Diam, Respons Pasar Meledak
Kembalinya Honda Prelude bukan sekadar nostalgia.
Generasi terbarunya hadir dengan pendekatan berbeda, mengusung teknologi hybrid yang memadukan performa dan efisiensi.
Meski tak lagi murni mesin konvensional, karakter sporty khas Prelude tetap dipertahankan.
Harga menjadi faktor kejutan berikutnya.
Di tengah tren mobil sport impor berbanderol miliaran rupiah, Honda Prelude justru dipasarkan di bawah Rp1 miliar.
Strategi ini dinilai jitu untuk menyasar konsumen yang menginginkan mobil hobi berkelas, namun masih rasional secara nilai.
Ditambah lagi, status limited edition membuat Prelude otomatis menjadi buruan kolektor dan penggemar mobil performa tinggi.
Bukan Sekadar Mobil Sport, Ini Daya Tarik Honda Prelude
Dari sisi desain, Honda Prelude tampil sebagai coupe dua pintu dengan garis bodi ramping dan aerodinamis.
Siluet klasiknya tetap terasa, namun dipoles sentuhan modern yang lebih agresif.
Di balik kap mesin, sistem hybrid Honda memberikan torsi instan sekaligus efisiensi bahan bakar.
Artinya, mobil ini bukan hanya cocok untuk kebutuhan hobi, tetapi juga nyaman digunakan sebagai kendaraan lifestyle harian.
Interiornya sudah dibekali teknologi terkini, mulai dari sistem infotainment modern hingga fitur keselamatan Honda SENSING, menjadikannya mobil sport yang tetap ramah untuk penggunaan di jalanan kota.
Menurut PT Honda Prospect Motor (HPM), Indonesia awalnya hanya mendapat jatah 100 unit Honda Prelude sepanjang 2026. Namun, kuota tersebut langsung habis hanya dalam hitungan hari.
Inden Panjang hingga 2028
Antusiasme tinggi membuat jumlah pemesanan terus bertambah, sementara ketersediaan unit sangat terbatas.
Bahkan, konsumen yang baru memesan saat ini harus bersabar cukup lama.
Kabarnya, jika memesan unit mobil ini saat ini, maka unit yang dipesan akan dikirimkan pada 2028 mendatang.
Apalagi, tercatat bahwa saat ini sudah sebanyak 237 unit mobil yang sudah masuk tahap SPK.
Honda pun terus berupaya berkoordinasi dengan prinsipal Jepang agar alokasi unit bisa dipercepat.
Sebagai informasi, Honda Prelude dibanderol di kisaran Rp 925–975 jutaan on the road Jakarta dan berstatus CBU (impor utuh) dari Jepang.
Indonesia sendiri tercatat sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang kebagian jatah mobil ini.
Ludes 140 Unit, Bukti Mobil Sport Masih Diburu
Awalnya, Honda hanya menyediakan 40 unit Honda Prelude. Namun seluruhnya langsung habis terjual.
Tak lama berselang, Honda kembali mendatangkan tambahan unit hingga total 140 unit—dan semuanya kembali ludes tanpa sisa.
Fenomena ini menjadi bukti bahwa pasar mobil sport coupe di Indonesia masih sangat menjanjikan, terutama jika dibalut nama besar, teknologi hybrid, dan status edisi terbatas.
Dengan inden hingga 2028 dan pemesanan yang terus mengular, Honda Prelude kini bukan sekadar mobil, melainkan simbol prestise dan kecintaan terhadap dunia otomotif. (lz)
Editor : Laila Zakiya