SOLOBALAPAN.COM – Lurah Gemawang, Ngadirojo, Wonogiri Fitria Dwi Purnomo mempunyai gagasan untuk memberikan pelatihan berkendara untuk warga yang berada di wilayahnya yang mana menghasilkan tips berkendara aman yang juga wajib disimak untuk para pengendara.
Kabupaten Wonogiri memiliki 25 kecamatan, 43 kelurahan, dan 251 desa. Terbilang wilayah yang cukup luas dengan keberagaman potensi daerahnya. Kota dengan keadaan alamnya sebagian besar terdiri dari pegunungan yang berbatu gamping.
Di bagian selatan, termasuk jajaran Pegunungan Seribu yang merupakan mata air dari Bengawan Solo. Keadaan geografis Wonogiri pasti akan mempengaruhi kontur permukaan jalan dan juga pengendara sepeda motor yang melewati wilayah tersebut.
Kontur jalan yang menanjak, berkelok kelok mengharuskan pengendara sepeda motor harus menguasai skill lebih untuk berkendara di jalan tersebut.
Untuk itu, Fitria bekerja sama dengan Astra Motor Jawa Tengah, Kelurahan Gemawang mengadakan pelatihan keselamatan berkendara di kantor Kelurahan Gemawang, 29 November.
“Warga yang mengikuti training ini, bisa mengambil ilmunya. Bisa juga membagikan ilmu yang bermanfaat ini kepada lingkungan serumah dan warga lain dalam kampungnya, sehingga potensi kecelakaan bisa dihindari dan diminimalisir. Produktivitas warga juga tetap terjaga dan sejahtera,” ucap Fitria Dwi.
Safety Riding Instructor Astra Motor Jawa Tengah Alfian Dian Pradana menyampaikan, pentingnya untuk tetap fokus dalam berkendara, melihat potensi bahaya yang mungkin saja terjadi.
Disamping itu juga menjelaskan bagaimana saat melakukan manuver di tikungan yang dilengkapi dengan marka lurus di daerah tanjakan. Ini berkaitan dengan kontur jalan di daerah tersebut yang banyak tanjakan dan lebar jalan yang sempit.
Praktik pengereman menjadi menu wajib yang harus dilatih oleh peserta, dengan harapan agar bisa memahami penggunaan rem yang benar. Terutama pengereman hingga berhenti atau 0 km per jam, yaitu dengan menggunakan kedua rem secara bersamaan dan kuat rem depan.
Rem depan lebih optimal untuk mengurangi laju kendaraan, untuk persentase pengereman antara rem depan dan rem belakang adalah 60 persen rem depan dan 40 persen rem belakang. Sekaligus tips aman untuk pengguna matik dalam menghadapi turunan maupun tanjakan panjang.
Meskipun begitu, tips ini kiranya tidak hanya bisa diterapkan oleh warga Gemawang, Ngadirojo, Wonogiri saja. Para pengendara lain pun bisa menerapkan cara yang sama saat melalui jalan menanjak yang berkelok. (nik/rei)