SOLOBALAPAN.COM, SOLO – Menu berbuka puasa atau takjil apa yang biasanya paling awal Anda santap?
Apakah gorengan renyah, seporsi kolak manis, es buah segar, atau mungkin sebotol minuman bersoda dingin?
Kedengarannya memang lezat dan sangat menyegarkan setelah menahan lapar dan dahaga seharian penuh.
Namun, hati-hati! Meski kelihatannya sangat menggoda, deretan menu di atas justru masuk dalam daftar makanan dan minuman yang sebaiknya Anda hindari saat pertama kali membatalkan puasa.
Bukan tanpa alasan, sajian-sajian tersebut rupanya bisa memicu masalah kesehatan jika langsung dimasukkan ke dalam perut yang kosong.
Berikut adalah 5 jenis takjil yang patut Anda hindari saat waktu berbuka puasa tiba:
1. Minuman Terlalu Dingin
Apabila Anda terbiasa langsung meneguk minuman es saat berbuka, sebaiknya segera hentikan kebiasaan kurang sehat ini.
Baca Juga: Jangan Sampai Terlewat! Cek Waktu Buka Puasa Hari ke-7 Ramadan untuk Wilayah Solo dan Sekitarnya
Mengonsumsi minuman atau makanan yang bersuhu terlalu dingin dapat memperlambat kinerja lambung.
Pasalnya, lambung dipaksa bekerja ekstra keras untuk menyesuaikan suhu makanan yang masuk setelah beristirahat belasan jam selama Anda berpuasa.
2. Hidangan Terlalu Panas
Sama halnya dengan sajian dingin, makanan atau minuman yang bersuhu terlalu panas juga memaksa lambung bekerja berkali-kali lipat lebih berat.
Selain itu, menyantap takjil yang kelewat panas dalam keadaan perut kosong berisiko memicu kram lidah hingga sariawan.
Sangat disarankan untuk mengawali buka puasa dengan air bersuhu ruang atau hangat terlebih dahulu sebelum menyantap hidangan lain.
3. Makanan Bersantan
Kolak sering kali menjadi primadona takjil bagi banyak masyarakat Indonesia.
Sayangnya, sajian kaya santan ini tidak terlalu bersahabat bagi sistem pencernaan.
Kandungan lemak dan kalori tinggi yang tiba-tiba masuk ke dalam perut kosong akan sangat sulit dicerna.
Akibatnya, Anda rentan mengalami masalah pencernaan hingga meningkatkan risiko obesitas karena penumpukan lemak.
4. Minuman Bersoda
Segelas minuman bersoda dingin yang tampak menyegarkan ternyata menyimpan bahaya jika langsung diteguk saat azan magrib.
Kandungan karbondioksida yang sangat tinggi pada minuman ini akan "mengejutkan" lambung Anda.
Efeknya, hal ini bisa memicu reaksi panas di dada, asam di mulut, hingga sakit perut melilit. Kondisi ini akan jauh lebih berbahaya jika Anda memiliki riwayat penyakit mag.
5. Makanan Tinggi Minyak (Gorengan)
Menu yang satu ini seolah sudah menjadi "barang wajib" di meja makan saat berbuka puasa.
Baca Juga: Gus Miftah Gelar Tausiah dan Bukber di Colosseum Jakarta, Tegaskan Dakwah Tanpa Menghakimi
Padahal, gorengan mengandung kadar minyak yang sangat tinggi sehingga sulit dicerna dalam waktu singkat oleh tubuh yang perutnya tengah kosong.
Mengonsumsi gorengan saat berbuka bisa menyebabkan asam lambung naik secara drastis, memicu heartburn (sensasi terbakar di dada bagian atas), sembelit, hingga radang dan gatal pada tenggorokan.
Sebagai gantinya, cobalah untuk memulai rutinitas buka puasa Anda dengan segelas air putih bersuhu sejuk atau hangat, ditemani beberapa butir kurma atau potongan buah-buahan segar.
Selain jauh lebih menyehatkan, organ-organ pencernaan Anda tentu akan sangat berterima kasih. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo