Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Beda Metode, Beda Tanggal: Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 18 Februari, Pemerintah Diprediksi 19 Februari

Didi Agung Eko Purnomo • Selasa, 27 Januari 2026 | 20:03 WIB

Ilustrasi puasa Dzulhijjah.
Ilustrasi puasa Dzulhijjah.

SOLOBALAPAN.COM – Aroma bulan suci Ramadhan sudah mulai tercium.

Hari ini, Selasa (27/1/2026), umat Islam di Indonesia tengah bersiap menyambut bulan penuh ampunan yang tinggal menghitung hari.

Persiapan fisik, mental, dan spiritual mulai dilakukan, seiring dengan munculnya informasi mengenai prediksi awal puasa tahun ini.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, potensi perbedaan awal Ramadhan kembali menjadi topik hangat.

Berdasarkan data terbaru, Organisasi Islam Muhammadiyah diprediksi akan mengawali ibadah puasa satu hari lebih cepat dibandingkan dengan ketetapan Pemerintah Republik Indonesia.

Perbedaan ini terjadi akibat penggunaan metode hisab dan rukyat yang berbeda dalam menentukan awal bulan Hijriah.

Baca Juga: Paling Lengkap! Ini Daftar ATM Pecahan Rp10 Ribu Terdekat, Jadi Solusi Buat Kamu yang Gagal Tukar Uang di BI!

Muhammadiyah 'Start' 18 Februari, Pemerintah Tunggu Sidang Isbat

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah mengambil langkah lebih dulu dengan menetapkan tanggal pasti.

Berdasarkan Maklumat No.01/MLM/I.1/B/2025 yang merujuk pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Sementara itu, Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI memang belum menggelar sidang isbat untuk penetapan resmi.

Namun, jika merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang telah diterbitkan, 1 Ramadhan 2026 diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Hitung Mundur: Tinggal Berapa Hari Lagi?

Bagi Anda yang ingin mempersiapkan diri, berikut adalah hitung mundur menuju bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri jika dihitung dari hari ini, Selasa, 27 Januari 2026:

Jadwal Libur Panjang dan Cuti Bersama Lebaran

Tak hanya soal awal puasa, masyarakat juga mulai melirik jadwal libur Lebaran untuk merencanakan agenda mudik.

Pemerintah telah menetapkan jadwal libur nasional dan cuti bersama melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri.

Baca Juga: Rekomendasi Snack Hack untuk Isian Kue Lebaran! Simpel, Gak Ribet, dan Tetap Enak!

Berdasarkan SKB tersebut, masyarakat Indonesia akan menikmati libur panjang selama lima hari pada bulan Maret mendatang.

Berikut rincian lengkap tanggal merah dan cuti bersama Idul Fitri 2026:

Perbedaan penetapan tanggal ini diharapkan tidak mengurangi kekhusyukan umat Islam dalam beribadah.

Masyarakat diimbau untuk saling menghormati perbedaan metode hisab dan rukyat yang sudah lazim terjadi di Indonesia. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#muhammadiyah #februari #1 Ramadhan #pemerintah