Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Hal-hal Apa Saja yang Membatalkan Puasa? Wajib Catat Agar Bisa Menghindarinya!

Nindia Aprilia • Jumat, 7 Maret 2025 | 22:39 WIB

Ilustrasi Gangguan Jiwa atau Hilang Akal yang membatalkan puasa.
Ilustrasi Gangguan Jiwa atau Hilang Akal yang membatalkan puasa.

SOLOBALAPAN.COM - Puasa di bulan Ramadhan merupakan kewajiban bagi umat Islam yang memenuhi syarat.

Namun, ada beberapa hal yang dapat membatalkan puasa dan perlu dihindari agar ibadah tetap sah.

Berikut adalah hal-hal yang membatalkan puasa, dikutip dari laman BAZNAS:

1. Makan dan Minum dengan Sengaja

Jika seseorang dengan sengaja memasukkan makanan atau minuman ke dalam mulut dan menelannya, maka puasanya batal. Berbeda jika dilakukan karena lupa, maka puasanya tetap sah.

2. Berobat dengan Benda yang Dimasukkan ke Dalam Tubuh

Penggunaan benda medis yang dimasukkan ke dalam dubur, seperti pengobatan bagi penderita ambeien atau pemasangan kateter urin, dapat membatalkan puasa.

3. Muntah dengan Sengaja

Jika seseorang dengan sengaja memuntahkan isi perutnya, maka puasanya batal. Namun, jika muntah terjadi secara alami atau tidak disengaja, maka puasanya tetap sah.

4. Berhubungan Suami Istri Saat Berpuasa

Melakukan hubungan suami istri saat berpuasa dengan sengaja akan membatalkan puasa dan mewajibkan pelakunya untuk membayar kafarat atau denda tertentu.

5. Keluar Air Mani Akibat Bersentuhan

Jika air mani keluar akibat bersentuhan langsung dengan lawan jenis (bukan mimpi basah), maka puasa menjadi batal. Namun, jika keluar secara tidak disengaja saat tidur (mimpi basah), maka puasa tetap sah.

6. Haid dan Nifas

Wanita yang mengalami haid atau nifas saat berpuasa, maka puasanya batal dan wajib mengganti di lain hari setelah Ramadan.

7. Gangguan Jiwa atau Hilang Akal

Jika seseorang mengalami gangguan jiwa atau hilang akal secara permanen saat berpuasa, maka puasanya batal dan tidak wajib menggantinya.

8. Hilang Kesadaran atau Mabuk Sepanjang Hari

Jika seseorang tidak sadar atau dalam keadaan mabuk sepanjang waktu puasa, maka puasanya tidak sah dan wajib menggantinya di lain hari.

9. Murtad (Keluar dari Islam)

Seseorang yang keluar dari agama Islam (murtad) saat berpuasa, maka puasanya batal dan tidak wajib menggantinya kecuali ia kembali memeluk Islam.

Mengetahui hal-hal yang membatalkan puasa sangat penting agar kita dapat menjaga kesempurnaan ibadah di bulan Ramadhan.

Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat menjadi pengingat bagi kita semua untuk menjalankan puasa dengan benar.

Elang Paria.
Elang Paria.
Editor : Nindia Aprilia
#membatalkan puasa #ramadhan #makan #umat islam